Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Sulut

Warga Pineleng Tolak Rencana Pemprov Sulut Jadikan LPMP Sebagai Rumah Isolasi ODP Covid-19

Secara tegas kami mendukung upaya pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19, tetapi kami menolak menjadikan LPMP Pineleng sebagai rumah isolasi

Penulis: Tirza Ponto | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Jufry Mantak
Warga pasang baliho tolak Pemprov Sulut Jadikan LPMP Sebagai Rumah Isolasi ODP. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Warga Desa Pineleng, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, menolak rencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, untuk menjadikan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Utara sebagai Rumah Isolasi Covid-19, bagi Orang Dalam Pemantauan (OPD).

"Secara tegas kami mendukung upaya pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19, tetapi secara tegas pula, kami menolak upaya menjadikan LPMP Pineleng sebagai rumah isolasi ODP," tegas Tommy Lasut salah satu tokoh masyarakat Desa Pineleng, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulut, kepada tribunmanado.co.id, Minggu (5/4/2020).

Lanjutnya, seharusnya pemerintah mengkaji ulang dampak dari permintaan mereka ke LPMP, sebab warga sekitar juga butuh hak hidup nyaman.

Alfa Tewas Dianiaya dengan Tombak, Polisi Tangkap Tersangka Toro, Begini Kronologinya

"Warga Pineleng Raya butuh hak hidup aman dalam kegelisahan terhadap pandemi ini. Apakah pemerintah bisa menjamin 100 persen bahwa semua ODP yang nantinya ditempatkan di LPMP tidak ada yang bakal positif corona dalam masa waktu karantina?," ujarnya.

Dikatakannya juga, apakah pemerintah bisa menjamin setelah LPMP ditetapkan sebagai inkubator ODP, warga Pineleng Raya tidak akan menerima sanksi sosial masyarakat luar bahwa berasal dari daerah lokasi karantina ODP.

"Apakah kami tidak akan diisolasi, masyarakat luar dan mereka akan menolak kami jika berkunjung karena takut kami berasal dari wilayah tempat isolasi ODP," katanya.

Hari Ketiga Bupati Sehan Landjar Sosialisasi Bahaya Covid-19 Keliling Kampung di Boltim

Lanjutnya, belum lagi dampak-dampak lain termasuk penularan ke warga sekitar jika ada ODP yang positif covid-19.

"Kenapa tidak melakukan sosialisasi terlebih dahulu ke masyarakat, agar mereka memahami apa yang terjadi di sekitar mereka, termasuk dampak kesehatan," sesalnya.

Lanjutnya, jadi, penolakan masyarakat saya rasa sangat beralasan.

Pesanan 10 Ribu Kg Beras PSE Keuskupan Manado untuk Umat Terdampak Covid-19 Tiba

"Kami menyarankan agar pemerintah mencari lokasi yang jauh dari pemukiman warga dan jangan memilih daerah kami, karena kami akan pasang badan menolak," jelasnya.

Terpantau wartawan tribunmanado.co.id, Minggu (5/4/2020) tadi, sudah ada baliho penolakan yang dipasang masyarakat di depan LPMP.

Diketahui, ada tiga baliho yang dipasang masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Pineleng Raya Bersatu. Baliho pertama dipasang di depan Kantor LPMP, baliho kedua di pintu masuk jalan menuju kantor LPMP (pinggir jalan raya Manado-Tomohon) dan ketiga di pangkalan ojek Desa Pineleng Dua samping Indomaret. (Juf)

Tanggapan Kadis Kesehatan Sulut Terkait Bantuan Kloter Kedua APD dan Masker dari Pemerintah Pusat

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved