Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Sulut

Seperti ini Suasana Ibu Kota Tutuyan Pasca-Pembatasan Aktivitas Sementara

Wabah virus corona atau Covid-19 membuat wilayah di Indonesia menerapkan pembatasan aktibitas sementara atau dibatasinya orang ke luar masuk kota

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Siti Nurjanah
Suasana di Tutuyan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Wabah virus corona atau Covid-19 membuat wilayah di Indonesia menerapkan pembatasan aktibitas sementara atau dibatasinya orang ke luar masuk kota hingga kabupaten.

Hal itu juga berlaku di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Beberapa minggu lalu Bupati Boltim Sehan Landjar telah mengintruksikan untuk para ASN agar bekerja dari rumah dan para siswa agar belajar dari rumah.

Bahkan pihaknya pun telag mengimbau agar warga bisa menjaga jarak satu sama lain, bahkan dianjurkan untuk di larang berkumpul.

BREAKING NEWS: Pasien Positif Corona di Sulut Bertambah 1

Pantauan Tribunmanado.co.id, tak ada perbedaan mencolok sebelum diberlakukannya intruksi bekerja dari rumah atau sebelum.

Nampak warga masih beraktivitas seperti biasa meskipun yang berbeda hanya lalu lalang para ASN.

Hari biasa banyak ASN yang lalu lalang bekerja di kantor, namun saat ini perkantoran nampak sunyi lengang.

Sama halnya di sekolah, semenjak diberlakukan belajar dari rumah sekolah nampak lengang, bahkan sudah kotor dan banyak rumput.

Cegah Virus Corona, Pemerintah Desa Cempaka Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Kelompok Pemuda Ini Patungan Beli Bahan, Lakukan Aksi Kemanusiaan Cegah dan Tangkal Covid-19

Begitupun di pasar tradisonal, meski masih ada yang berjualan namun hanya berasa sunyi para pembeli.

Mini market, apotek dan warung sembako masih beroperasi seperti biasa. Para pengunjung pun masih berdatangan seperti biasa.

Nampak berbanding terbalik dengan warung makan, meski tetap beroperasi seperti biasa, namun pengunjung yang datang nampak sunyi.

Aktivitas warga yang pergi berkebun dan nelayan masih aktif seperti biasa.

Ini Tanggapan Pengemudi Ojek Online Terkait Relaksasi Kredit Kendaraan

Saat sore hari tak sedikit warga menghabiskan waktu untuk olahraga di jalan jalur dua Tutuyan.

Osin Malontong pemilik warung makan Doraemon mengatakan, semenjak diintruksikan bekerja dari rumah warung miliknya sepi pengunjung.

"Biasa sehari itu bisa sampai Rp 500 ribu pendapatan kami, tapi ini sudah hampir dua minggu hanya Rp 200 ribuan," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved