Breaking News
Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kematian di Italia Tertinggi di Dunia: Takhta Suci Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Kematian di Italia akibat Coronavirus disease 2019 (Covid-19) mencapai 11.591 orang, tertinggi di dunia, sehingga pemerintah

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
AFP
Bapa Suci Paus Fransiskus 

Oleh karena itu, China telah meningkatkan protokol pemeriksaan kesehatan dan karantina. China bahkan mengurangi jumlah penerbangan internasional dan melarang masuknya sebagian besar orang asing.

Menurut media pemerintah, dari kasus-kasus impor baru yang dilaporkan pada hari Senin, 10 berada di wilayah Mongolia Dalam, utara China yang melibatkan para pelancong yang penerbangannya dialihkan dari Beijing ke Hohhot, ibu kota Mongolia Dalam, dalam beberapa hari terakhir.

Shanghai melaporkan 11 kasus impor baru. Sebagian besar kasus di Shanghai terdiri atas warga negara Tiongkok yang kembali dari luar negeri. Sementara Beijing melaporkan tiga infeksi impor baru.

Kota Wuhan, ibu kota provinsi Hubei tengah dan pusat wabah di China, melaporkan tidak ada infeksi baru selama tujuh hari berturut-turut. Hingga Senin, jumlah total infeksi yang dilaporkan di China daratan mencapai 81.518 dan jumlah kematian 3.305.

Kota Wuhan di China, tempat wabah dimulai, minggu ini membuka kembali kereta bawah tanah dan layanan kereta jarak jauh. Hal tersebut dilakukan untuk mulai penghentian pembatasan yang membatasi jutaan orang di rumah mereka selama berbulan-bulan.

Meski demikian, penumpang di Wuhan harus tetap mengenakan topeng dan diperiksa untuk demam setelah layanan dilanjutkan pada hari Sabtu. Tanda-tanda juga dipasang untuk memberitahu penumpang agar tetap duduk berjarak, dibatasi dengan kursi kosong di antara mereka.

Di China, jumlah infeksi baru telah menurun tajam di daratan dari puncak corona pada Februari. Pemerintah sekarang meminta bisnis dan pabrik untuk membuka kembali bisnis mereka karena mengeluarkan berbagai stimulus fiskal dan moneter untuk mendorong pemulihan.

Tembus 37 Ribu

Di seluruh dunia, jumlah kematian akibat virus corona hingga Selasa (31/3) mencapai 37 ribu dengan sebagian besar korban berasal dari Eropa.  Seperti dilansir dari situs pelaporan online Worldometers, virus corona telah menginfeksi 782.103 orang di 200 negara. Dari jumlah itu, 164.753 pasien dinyatakan sembuh.

Korban meninggal terbanyak dilaporkan terdapat di Eropa dengan jumlah total lebih dari 26 ribu jiwa. Italia menjadi negara dengan kematian akibat Covid-19 tertinggi di dunia yaitu 11.591 orang dan 101.739 kasus positif. Sementara 14.620 pasien dinyatakan sembuh.

Spanyol menempati urutan kedua negara dengan kematian corona terbanyak yakni 7.716 jiwa dengan 87.956 kasus dan 16.780 orang sembuh.

Negara Eropa lainnya yang juga terdampak parah yaitu Jerman dengan 66.885 kasus dan 645 kematian. Lalu Prancis 44.550 kasus dan 3.024 korban meninggal. Kemudian Inggris dengan 22.141 kasus dan 1.408 korban meninggal.

Secara global, kasus corona terbanyak terdapat di Amerika Serikat yakni sebanyak 161.647. Sementara korban meninggal akibat corona di AS tercatat 2.998 jiwa dan 5.254 orang sembuh.

Selain China, negara di Asia paling terdampak Covid-19 yakni Korea Selatan. Di Negeri Gingseng itu terdapat 9.661 kasus, 158 kematian, dan 5.228 sembuh.(xinhua/rtr/grid/cnn/tribunnetwork/cep/feb)

Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved