Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

Dinilai Sebar Informasi Palsu, Facebook & Twitter Hapus Postingan Pimpinan Dunia Terkait Covid-19

Facebook dan Twitter yang saat ini telah menghapus postingan media sosial Presiden Brasil, Jair Bolsonaro.

Editor:
Via Kompas.com (Ist)
Ilustrasi Facebook 

TRIBUNMANADO.CO.ID -Saat ini krisis kesehatan dunia yakni pandemi virus corona atau Covid-19 tidak hanya menjadi perhatian negara saja.

Pasalnya hal tersebut juga berpengaruh di sejumlah platform media sosial dunia.

Halnya Facebook dan Twitter yang saat ini telah menghapus postingan media sosial Presiden Brasil, Jair Bolsonaro.

Mengenai hal tersebut, menurut pihak Facebook dan Twitter, Bolsonaro telah menyebarkan informasi tidak benar terkait Covid-19.

Pada Minggu lalu, Twitter menghapus dua cuitan Bolsonaro.

Cuitan itu adalah postingan video dirinya sedang memuji obat anti malaria, hydroxychloroquine, yang dia klaim sebagai obat virus corona.

Kedua dia menyerukan agar langkah-langkah social distancing atau jarak sosial diakhiri di Brasil.

"Twitter baru-baru ini mengumumkan perluasan peraturannya untuk mencakup konten yang dapat bertentangan dengan informasi kesehatan masyarakat yang disediakan oleh sumber-sumber resmi."

"Dan dapat menempatkan orang pada risiko yang lebih besar terjangkit Covid-19," kata juru bicara Twitter kepada Fox News.

Pada sebuah video, Bolsonaro mengatakan bahwa warganya ingin segera bekerja.

"Apa yang saya dengar dari orang-orang adalah bahwa mereka ingin bekerja," kata pemimpin Brasil itu dalam salah satu video.

"Brasil tidak bisa berhenti atau kita akan berubah menjadi Venezuela."

Menyusul Twitter, Facebook juga menghapus video tersebut dari akun Bolsonaro.

Sebelumnya, Twitter diketahui menghapus cuitan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro terkait saran perawatan Covid-19 versinya.

Sementara itu, Jumat lalu media berlambang burung ini menghapus tweet pengacara pribadi Presiden AS Donald Trump, Rudy Giuliani.

Presiden Brazil Desak Warga Kembali Bekerja, Bolsonaro Sebut Tidak Ada Lagi Karantina
Presiden Brazil Desak Warga Kembali Bekerja, Bolsonaro Sebut Tidak Ada Lagi Karantina (Al Jazeera Youtube)

Sama halnya dengan Bolsonaro, dia mengklaim hydroxychloroquine terbukti efektif 100 persen mengobati Corona.

Giuliani mengutip sebuah tweet dari pendiri Turning Point USA, Charlie Kirk.

Juru bicara Twitter mengkonfirmasi bahwa kedua akun mereka telah dikunci sementara.

Jauh sebelum ini pada Oktober 2019 lalu, Twitter pernah mengatakan penghapusan cuitan para tokoh pemerintahan ini karena isi kontennya akan bermasalah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved