Update Virus Corona Dunia
Presiden Donald Trump Perpanjang Masa Social Distancing di Amerika Serikat Hingga 30 April
AS belum menerapkannya dan memilih untuk memperpanjang social distancing bagi warganya sampai 30 April 2020.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Jumlah kasus virus corona/Covid-19 di Amerika Serikat (AS) terus meningkat.
Saat ini sebagian negara besar menerapkan lockdown.
Namun, AS belum menerapkannya dan memilih untuk memperpanjang social distancing bagi warganya sampai 30 April 2020.
Hal itu diungkapkan Presiden Donald Trump dalam konferensi pers coronavirus pada Minggu (29/03/2020)
malam dari Gedung Putih, Washington DC seperti dikutip Wartakotalive.com dari Newsweek.com.
Donald Trump memperkirakan jumlah korban tewas akan mencapai puncak dalam dua minggu dan yakin warga
Amerika akan pulih sepenuhnya pada 1 Juni .
"Puncak wabah virus corona untuk tingkat kematian kemungkinan akan mencapai dalam dua minggu," kata Trump.
"Tidak ada yang lebih buruk daripada menyatakan kemenangan sebelum kemenangan dimenangkan," tegasnya.
Seperti diketahui Jumlah kematian pasien Covid-19 di Amerika Serikat (AS) mencapai 2.010 orang
per Sabtu (28/3/2020).
Angka ini melonjak dua kali lipat hanya dalam waktu tiga hari.
Mengutip AFP, Universitas Johns Hopkins memaparkan seperempat pasien yang meninggal berada di New York City.
Kota itu bisa dibilang paling terpukul dari penyebaran wabah virus corona di AS.
Donald Trump berharap Amerika akan kembali membuka bisnis pada hari Minggu Paskah, yaitu dua minggu dari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/presiden-donald-trump-perpanjang-masa-social-distancing-di-amerika-serikat-hingga-30-april.jpg)