Breaking News
Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cegah Virus Corona

Kejati dan Ketua IAD Sulut Peduli Pencegahan Covid-19, Bantu RS Prof Kandou

Bantuan yang diberikan berupa makanan kering, susu dan vitamin yang dipersiapkan dalam bentuk bungkusan, kaleng dan dalam bentuk kotak besar dan kecil

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Kejati Sulut Peduli Pencegahan Covid-19, bantu RS Prof Kandou 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh Iqbal Arief SH MH dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulut ibu Nurhayati Andi Muh Iqbal Arief memberikan bantuan kepada tim medis di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Kamis (26/3/2020).

Bantuan yang diberikan berupa makanan kering, susu dan vitamin yang dipersiapkan dalam bentuk bungkusan, kaleng dan dalam bentuk kotak besar dan kecil.

Bantuan tersebut dimasukan dalam kardus atau boks besar yang bertuliskan "tetap semangat melayani dan sehat selalu Tuhan beserta kalian" Dari Rumah Dinas Kajati, "Batenang, Torang Tetap di Rumah For Ngoni".

Bantuan yang diserahkan tersebut sebelumnya dipersiapkan di rumah Jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dan selanjutnya diantar langsung oleh beberapa staf pada Kejati Sulut yang dipimpin oleh Sandy Rumeser, ST staf Bagian Keuangan pada Kejati Sulut.

Pemprov Sulut Realokasi Rp 48,5 M Tangani Covid-19, Tempat Keramaian Harus Ada Bilik Disinfektan

Saat tiba di RSUP Prof Kandou diterima langsung oleh tim medis yang dipimpin Faradiba SKep Ns perawat pelaksana di RSUP Prof Kandou Manado.

Mewakili seluruh pegawai Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dan IAD Wilayah Sulut, Nurhayati Andi Muh Iqbal Arief selaku Ketua IAD Wilayah Sulut mengatakan, daei keluarga kejaksaan yang turut prihatin.

"Bantuan yang dikirim ke RSUP Prof Dr R D Kandou tersebut dari kami keluarga Kejaksaan yang turut merasakan prihatin kepada petugas medis (kesehatan) khususnya yang sedang merawat pasien covid-19," kata Ketua IAD.

Ia juga melanjutkan, mungkin di rumah sakit makanan yang disedikan untuk tim medis tiga kali sehari dan itu pasti.

Pesta Pernikahan Sunyi Akibat Covid-19, Omzet Make Up Artis Anjlok

Namun baginya merasakan secara fisik pasti petugas medis yang merawat pasien Covid-19, sudah meluangkan waktunya dan sudah meninggalkan keluarga di rumah suami, isteri, anak, orang tua.

"Pastinya mereka sudah terisolasi, mereka membutuhkan suplemen-suplemen. Tidak banyak yang kami berikan hanya berupa susu, vitamin C dan makanan cemilan serta makanan kering seperti biskuit," tambahnya.

Ia juga mengatakan semoga bantuan ini bisa meningkatkan daya tahan tubuh, dan mengobati rasa rindu petugas medis yang merawat pasien covid-19 kepada keluarganya.

Pasar Ibolian Tutup Warga Bingung, Ini Kata Kadis Perdagangan Bolmong

"Kami warga Kejaksaan Tinggi selalu mengikuti aturan “Batenang jo di rumah, tidak kemana-mana agar mata rantai virus corana bisa diputus dan petugas kesehatan tidak terlalu berat menanggungnya," tutupnya.

Faradiba S Kep Ns selaku perawat pelaksana di RSUP Prof Kandou mengucapkan, terima kasih kepada jajaran kejaksaan yang sudah berpartisipasi.

"Terima kasih atas partisipasi dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut dan Ketua IAD Wilayah Sulut kepada tenaga medis di RSUP Kandou yang saat ini sedang menangani pasien yang ada hubungannya dengan Virus Corona (COVID-19).

Ia juga sangat berterima kasih atas bantuan karena sangat membatu dalam melaksanakan tugas sehari-hari.(fis)

Dinkes Bantu Tong Air Cuci Tangan, Ironisnya Sabun Bantuan Cuci Tangan Raib

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved