Kesehatan
Beredar Anggapan Rokok Elektrik Tidak Berbahaya Bagi Perokok Pasif, Benarkah?
Manajer Komunikasi Komnas Pengendalian Tembakau, Nina Samidi, menilai anggapan rokok elektrik tak berbahaya bagi perokok pasif hanyalah mitos.
Hal itu kiranya perlu menjadi kewaspadan bagi para orangtua agar jangan sampai anak-anak terkecoh.
Terlebih, kata dia, kemasan e-liquids banyak yang tersaji mirip seperti bungkus permen sehingga memikat anak-anak.
Iklan-iklan yang dibuat untuk menawarkan produk tersebut juga ramah di mata anak-anak dan remaja.
Sependapat dengan Nina, Dokter Spesialis Paru RSUD Dr. Moewardi Surakarta, Dr. dr. Yusup Subagio Sutanto, Sp.P (K), FISR, juga menilai asap atau uap yang ditimbulkan rokok elektrik sama berbahaya dengan asap dari rokok konvensional.
"Asap itu bisa menjadi pemicu kanker, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), termasuk penyakit jantung," kata Yusup.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benarkah Rokok Elektrik Tak Berbahaya bagi Perokok Pasif?".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/vape-atau-rokok-elektrik_20180131_142224.jpg)