Hari Raya Nyepi
Tak Ada Arak-arakan Ogoh-ogoh di Bali, Corona Jadi Penyebabnya
Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun baru Saka.
Editor:
Ventrico Nonutu
Dari 15 itu diambil lima terbaik. Setiap kecamatan diwakili oleh tiga STT terbaik.
Arya menuturkan, penilaian dilakukan meski ada kewaspadaan terhadap penyebaran Virus Corona.
Penilaian dilakukan secara marathon dari Kecamatan Melaya sampai terakhir di Kecamatan Pekutatan.
Penilaian dengan mendatangi langsung ogoh-ogoh tersebut, dilaksanakan mulai pukul 09.30 Wita hingga pukul 17.30 Wita, Jumat lalu.
"Penilaian ini melihat dari sisi ide gagasan, komposisi, kreativitas, dan ekspresi ogoh-ogohnya," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan Tribun Bali dengan judul Tanpa Ogoh-ogoh, Sepinya Nyepi di Bali... dan Tak Ada Pawai Gara-gara Virus Corona, Ogoh-ogoh STT Satya Dharma Kerti Sabet Rp 10 Juta.
Berita Terkait