Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Hari Raya Nyepi

Tak Ada Arak-arakan Ogoh-ogoh di Bali, Corona Jadi Penyebabnya

Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun baru Saka.

Editor: Ventrico Nonutu
Tribun News
Ilustrasi - Arak-arakan ogoh-ogoh beberapa waktu lalu. 

Dari 15 itu diambil lima terbaik. Setiap kecamatan diwakili oleh tiga STT terbaik.

Arya menuturkan, penilaian dilakukan meski ada kewaspadaan terhadap penyebaran Virus Corona.

Penilaian dilakukan secara marathon dari Kecamatan Melaya sampai terakhir di Kecamatan Pekutatan.

Penilaian dengan mendatangi langsung ogoh-ogoh tersebut, dilaksanakan mulai pukul 09.30 Wita hingga pukul 17.30 Wita, Jumat lalu.

"Penilaian ini melihat dari sisi ide gagasan, komposisi, kreativitas, dan ekspresi ogoh-ogohnya," pungkasnya.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan Tribun Bali dengan judul Tanpa Ogoh-ogoh, Sepinya Nyepi di Bali... dan Tak Ada Pawai Gara-gara Virus Corona, Ogoh-ogoh STT Satya Dharma Kerti Sabet Rp 10 Juta.

https://travel.tribunnews.com/2020/03/25/akibat-virus-corona-tak-ada-pawai-ogoh-ogoh-di-bali-saat-nyepi

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved