Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona

Kasus Virus Corona di Korea Selatan Menurun Drastis tanpa Lakukan Lockdown, Ini Rahasianya

Sejatinya mereka mengikuti cara China ini karena mengalami lonjakan kasus yang cukup signifikan.

Editor: Frandi Piring
AFP/YONHAP/SOUTH KOREA OUT
Para petugas dilengkapi pakaian pelindung menyemprotkan cairan desinfektan di sebuah pasar di daerah Daegu, Korea Selatan, menyusul meluasnya wabah virus corona di negara itu, Minggu (23/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus Virus Corona di Korea Selatan menurun drastis tanpa melakukan Lockdown.

Diketahui, setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan Covid-19 sebagai pandemi, mulai banyak negara yang melakukan lockdown.

Sama halnya di Italia, Spanyol, Perancis, Filipina, dan Malaysia.

Sejatinya mereka mengikuti cara China ini karena mengalami lonjakan kasus yang cukup signifikan.

Sementara itu Amerika Serikat tengah mengalami krisis setelah gagal untuk melakukan tes karena kerusakan.

Jadi saat ini negara Paman Sam hanya bisa menebak seberapa masif wabah corona ini bersarang di sana.

Bahkan menurut sejumlah pakar, AS dikatakan sama saja dengan tingkat infeksi di Eropa.

Para pekerja medis dilengkapi pakaian pelindung memindahkan seorang pasien diduga terinfeksi virus corona (tengah) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam, di daerah Cheongdo, Korea Selatan, Jumat (21/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan.
Para pekerja medis dilengkapi pakaian pelindung memindahkan seorang pasien diduga terinfeksi virus corona (tengah) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam, di daerah Cheongdo, Korea Selatan, Jumat (21/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan. (AFP/YONHAP/SOUTH KOREA OUT)

Di tengah femomena yang mengerikan ini, Korea Selatan justru muncul dengan model kebijakan yang patut ditiru.

Negara berpenduduk 50 juta jiwa ini sudah berhasil memperlambat laju epidemi corona.

Bahkan selama tiga hari terakhir, Korea Selatan melaporkan kasus baru di bawah angka 100.

Padahal Februari lalu, negara ginseng mengalami lonjakan sebesar 909 kasus.

Hebatnya Korea Selatan bisa menahan pertumbuhan wabah mematikan asal China ini tanpa lockdown sama sekali.

"Korea Selatan adalah republik yang demokratis, kami merasa kuncian (lockdown) bukanlah pilihan yang masuk," kata Kim Woo-Joo, Spesialis Penyakit Menular di Universitas Korea dilansir Science Mag.

Prestasi Korea Selatan tentu bisa menjadi pelajaran penting dalam menanggulangi wabah Covid-19.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved