Info Terkini, Warga Bekasi Diserang Ulat Bulu, Begini Awal Mula Munculnya Wabah Ini
Hama ulat bulu telah menyerang kawasan perumahan elit Grand Wisata, tepatnya di Cluster Celebration Town, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
"Belum ada laporan lagi si sejauh ini, tapi kayanya masih banyak juga kita belum dapat laporan lagi, kemungkinan sudah ditangai dari Dinas Pertanian karena memang sebetulnya ranah mereka," tegas dia.
Sejumlah Warga Jadi Korban
Hama ulat bulut menyerang perumahan elit Cluster Celebration Town, Grand Wisata, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, sejumlah warga sempat terkena dampak gatal-gatal hingga dilarikan ke rumah sakit.
Pantauan TribunJakarta.com di lokasi terdampak hama ulat bulu, masih nampak sejumlah pohon dipenuhi hewan kecil menggelikan tersebut, Senin, (9/3/2020).
Jumlah ulat bulu ini sangat banyak, mereka hinggap di beberapa pepohonan taman komplek yang berada tengah-tengah pemukiman warga.
Ukuran ulat bulu ini juga nampak besar diperkirakan 5 centimeter dengan bulu halu di sekujur badanya yang berwarna hitam.
Kepala Komandan Regu Evakuasi dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Adhi Nugroho mengatakan, hama ulat bulu ini sedikitnya telah menyerang 10 warga perumahan.
"Kurang tahu (kenapa ada hama ulat bulu) kita hanya menindaklanjuti dari laporan warga kita belum tahu karena warga perumahan itu sudah terkena gatal-gatal sekitar 10 orang lebih," kata Adhi saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Idrus (48), petugas kebun di Cluster Celebration Town Grand Wisata, menyebutkan, korban rata-rata merupakan anak-anak yang tengah bermain di taman saat hama ulat bulu menyerang.
"Udah banyak yang kena, saya termasuk, tukang sapu dua orang, tukang taman dua orang, anak kecil tiga orang warga sini, langsung di bawa ke rumah sakit," ungkap Idrus.
Dia menyebutkan, ulat bulu ini tidak diketahui dari mana berasal. Tapi yang pasti, kawanan hama bersarang di dahan pohon berukuran besar yang ada di taman.
"Jadi enggak harus kena kesentuh ulatnya, kena bulunya ada tang pada terbang-terbangan udah bikin gatel," ujarnya.
Gejala yang muncul saat terkena hama ulat bulu ini menurut Idrus gatal-gatal, kemudian muncul betol-bentol memerah pada permukaan kulit hingga alami panas dingin.
"Gatel biasanya dua jam, panah dingin itu kalau enggak kuat, abis dua jam itu paling sisanya tinggal bentol-betolnya aja belum hilang," jelas dia.
Adapun untuk kondisi korban yang terkena hama ulat bulu sudah membaik. Bahkan korban yang sempat dirawatpun sudah pulih karena memang hama ini tidak membahayakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ulat-bulu_20180503_132842.jpg)