Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Terkini, Warga Bekasi Diserang Ulat Bulu, Begini Awal Mula Munculnya Wabah Ini

Hama ulat bulu telah menyerang kawasan perumahan elit Grand Wisata, tepatnya di Cluster Celebration Town, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Tayang:
Editor:
Kleuske/Wikipedia
Thaumetopoea processionea 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Informasi terkini, Hama ulat bulu telah menyerang kawasan perumahan elit Grand Wisata, tepatnya di Cluster Celebration Town, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Ulat bulu telah menyerang komplek perumahan sejak sepekan lalu, Ujar Adhi Nugroho Komandan Regu Evakuasi dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Adhi mengatakan "Betul (wabah ulet bulu serang komplek perumahan), sudah sekitar satu minggu yang lalu kurang lebih,".

Pada saat itu ia menjelaskan, bahwa kawanan ulat bulu awalnya muncul dari pepohonan taman sekitar komplek perumahan.

Thaumetopoea processionea
Thaumetopoea processionea (Kleuske/Wikipedia)

Jumlahnya yang kian banyak lalu menjalar hingga ke rumah-rumah warga.

"Dari pohon di batang-batang yang besar, lalu masuk ke halaman dan parkiran rumah warga," jelas Adhi.

Pihaknya yang mendapat laporan serangan hama ulat bulu langsung mendatangi lokasi perumahan.

Di sana, Damkar Kabupaten Bekasi langsung berinisiatif melakukan pembasmian.

Menurut Adhi, wewenang hama sejatinya berada di Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi.

Tetapi karena keadaan darurat, pihaknya mengambil langkah pembasmian secara eksperimen.

"Jadi kita sudah di TKP akhirnya kita bereksperimen dengan cairan deterjen rinso jadi tangki air kita kita campur dengan deterjen lalu kita semprot dengan tekanan nozel tekanan spray gitu," ungkapnya.

Langkah ini kemudian cukup ampuh membasmi kawanan ulat bulu yang jumlahnya mencapai ribuan lebih.

Adhi mengaku kurang tahu persis dari mana ulat bulu itu berasal, tetapi dari ukuran yang cukup besar dan menimbulkan gatal, warga setempat resah hingga meminta Damkar melakukan pembasmian.

"Itumah udah ribuan lebih kali (jumlah ulat bulu), orang satu pohon aja udah penuh banget itu (ulat bulu) ada 5 pohon lebih yang tekena," kata Adhi.

Hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan lagi terkait pembasmian hama ulat bulu yang menyerang perumahan elit Grand Wisata.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved