Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wabah Virus Corona

Cara Tukang Cukur Rambut Cegah Virus Corona saat Layani Pelanggan

Cara tukang cukur rambut ini punya cara kreatif untuk cegah penyebaran virus corona saat layani pelanggannya.

Editor: Alexander Pattyranie
www.dailymail.co.uk via Serambi News
Cara Tukang Cukur Rambut Cegah Virus Corona saat Layani Pelanggan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cara tukang cukur rambut ini punya cara kreatif untuk cegah penyebaran virus corona saat layani pelanggannya.

Tukang cukur di China ini menjaga jarak yang aman untuk mencegah dirinya dari wabah virus corona yang sangat mengancam di China.

Foto-fotonya dibagikan di media sosial dan viral.

Terlihat tukang cukur itu menggunakan alat cukur yang melekat pada ujung tongkat panjang.

Dia juga mengenakan masker pelindung sambil memegang tongkat sepanjang 1,5 meter yang diujungnya ada kuas, alat cukur, dan pengering rambut.

"Alat-alat itu tidak berfungsi dengan baik, berbeda dengan menggunakan tangan, tetapi ini untuk keselamatan kita dan pelanggan," kata Wu Junlong.

Ia adalah pemilik tempat pangkas rambut dari Provinsi Henan, China.

Dilansir dari dailymail.co.uk Kamis (5/3/2020), tukang cukur lainnya, He Bing, mengunggah cuplikan dari rekan-rekannya yang menawarkan 'potongan rambut jarak jauh' di sebuah salon.

Hal itu dibagikannya pada  Sabtu (29/2/200) di Luzhou, Provinsi Sichuan, China.

"Kita masih perlu menjaga jarak agar tetap aman," tulisnya dalam sebuah posting.

Video itu telah disukai lebih dari satu juta penyuka.

Salah satu komentar menulis: "Anda perlu lengan yang kuat untuk menjadi tukang cukur rambut saat ini,"

Pejabat kesehatan China telah menyarankan warganya untuk menjaga jarak minimal 1,5 meter dari satu sama lain di depan umum.

Hindari Virus Corona, Begini Cara Tukang Cukur Rambut di Cina Layani Pelanggan
Hindari Virus Corona, Begini Cara Tukang Cukur Rambut di Cina Layani Pelanggan (www.dailymail.co.uk)

Melalui situs real time virus Corona thewuhanvirus.com, Kamis (5/3/2020) pukul 11.30 WIB, Virus Corona telah merenggut sedikitnya 3.283 nyawa dan menginfeksi lebih dari 95.000 orang di seluruh dunia.

Di China baru-baru ini mengalami penurunan tajam terinfeksi virus Corona, sementara negara lain mengalami peningkatan kasus yang signifikan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved