Sabtu, 30 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bitung

Monsoon Asia Diprediksikan hingga April, Hujan Akan Sering Terjadi

Citra satelit yang mengabarkan banyaknya daerah berwarna jingga hingga merah di wilayah Sulut. Mengindikasikan adanya awan-awanyang mengandung hujan

Tayang:
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Christian Wayongkere
Ricky Aror, Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Bitung 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ricky Aror Kepala seksi observasi dan informasi BMKG Stasiun Meteorologi kelas II Maritim Bitung menjelaskan terkait cuaca dan gelombang di wilayah Sulut karena pengaruh Monsoon Asia.

Posisi matahari yang cenderung berada ada di belahan bumi bagian selatan. Sehingga banyak terbentuk sistem tekanan rendah di selatan khatulistiwa yang menarik massa udara dari Asia dan Samudera Pasifik yang banyak mengandung uap air.‎

Dijelaskannya aliran udara yang masuk dari Samudera Pasifik mengalami perlambatan kecepatan akibat adanya belokan angin di sekitar khatulistiwa, di mana sepanjang hari ini memicu banyak tumbuhnya awan di wilayah Indonesia termasuk Provinsi Sulut.

Hal ini terpantau dari citra satelit yang mengabarkan banyaknya daerah berwarna jingga hingga merah di wilayah Sulut. Mengindikasikan adanya awan-awan konvektif yang mengandung hujan di wilayah Sulut.‎

 Eks Koruptor Bisa Ikut Pilkada Setelah Jeda 5 Tahun, KPU Tegaskan PKPU Sudah Mengatur Jelas

Kondisi ini diprediksikan bakal berlangsung hingga pertengahan Maret bahkan April.

Ricky menjelaskan, posisi matahari akan kembali di Khatulistiwa sekitar tanggal 21 Maret setiap tahunnya. Dengan kata lain, sebenarnya itu merupakan titik balik dari Monsoon Asia menjadi Monsoon Australia.

"Arah angin yang sebelumnya cenderung dari belahan bumi bagian utara ke belahan bumi bagian selatan akan berubah dari selatan ke utara. Namun periode Monsoon Asia bisa berlangsung hingga bulan April sebelum masuk musim pancaroba atau transisi ke musim kemarau," jelas Ricky Selasa (3/3/2020).

Sempat Absen, Kini Elthon Maran Kembali Berlatih Bersama Sulut United

Peringatan dini cuaca Sulut untuk tanggal 3-5 Maret 2020, adanya daerah pusat tekanan rendah 999 hPa di bagian utara Australia, menyebabkan terjadinya pola angin shearline atau belokan angin di sekitar Teluk Tomoni dan Laut Maluku.

Sehingga menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Sulut.

Tanggal 3 Maret 2020, hujan lebat berpotensi terjadi di wilayah Kotamobagu, Minsel, Bolmut, Bolmong dan Bolsel.

Iuran BPJS Kesehatan Naik, 187 Peserta BPJS Kesehatan Mandiri di Boltim Turun Kelas

Kemudian pada tanggal 3 Maret 2020 hujan lebat berpotensi terjadi di wilayah Manado, Bitung, Tomohon, Kotamobagu, Minut, Minahasa, Minsel, Mitra, Bolmut, Boltim, Bolmong dan Bolsel.

Dan pada 5 Maret 2020 hujan sedang hingga lebat dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Kotamobagu, Boltim, Bolsel dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

"Informasi akan terus kami perbaharui jika terpantau perubahan cuaca yang signifikan," tandasnya.(crz)‎

Pembobol ATM di 5 Provinsi Ditembak Tim Macan Resmob Polresta Manado

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved