Banjir Landa Mahawu Manado
Lapas Manado Tergenang, Kalapas dan Jajaran Pindahkan Warga Binaan
Kepala Lapas Manado, Sulistiyo mengatakan hujan yang mengguyur sejak Senin dinihari hinhha malam membuat area-area dalam lapas terendam
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rhendi Umar
"Tim 1 ada 7 orang dan tim 2 ada 11 orang," jelasnya.
Kepala seluruh masyarakat di Sulut yang terdampak dengan cuaca hujan deras berkepanjangan, agar memberi informasi.
Terutama kejadian atau peristiwa yang membahayakan nyawa.
Seperti diberitakan, hujan deras guyur Kota Tinutuan sejak beberapa hari ini.
• Pemimpin Gereja Korsel Terancam Pasal Pembunuhan, Disebut Dalang Virus Corona Tersebar
Kecamatan Tuminting merupakan salah satu wilayah di kota Manado yang menjadi daerah langganan banjir.
Kepada Tribun Manado, Senin (2/3/2020), Wakil Wali Kota Manado Mor D Bastian mengatakan, beberapa daerah di Kota
Manado kena dampak banjir, seperti Kelurahan Mahawu, Bailang, Tuminting, Dendengan Dalam, Ternate Tanjung dan daerah Simphony.
"Beberapa daerah kena banjir, dan juga di dekitaran bantaran sungai aliran DAS," kata Wawali Manado.
Selain itu di beberapa Kelurahan seperti Bailang, Tuminting, Mahawu dan Bitung Karangria merupakan daerah paling parah banjir bila hujan lebat mengguyur.
Kelurahan Mahawu merupakan daerah yang paling parah.
“Airnya sudah sampai 2 meter tingginya, diharapkan kepada warga tetap waspada,” ujarnya.
Saat ini warga setempat melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.
“BPBD dan seluruh Camat serta Lurah sudah berkoordinasi, bersama pihak lainnya bekerjasama mengevakuasi
warga yang kena dampak banjir ke tempat yang aman,” pungkasnya. (TRIBUNMANADO/FERNANDO LUMOWA)
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/lapas-manado-tergenang.jpg)