Banjir Landa Mahawu Manado
Lapas Manado Tergenang, Kalapas dan Jajaran Pindahkan Warga Binaan
Kepala Lapas Manado, Sulistiyo mengatakan hujan yang mengguyur sejak Senin dinihari hinhha malam membuat area-area dalam lapas terendam
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rhendi Umar
TRIBUNMANADO.CO.ID - Hujan yang mengguyur Manado sehari penuh, Senin (02/03/2020) membuat sejumlah wilayah tergenang.
Lapas Kelas IIA Manado tak luput dari genangan.
Kepala Lapas Manado, Sulistiyo mengatakan hujan yang mengguyur sejak Senin dinihari hinhha malam membuat area-area dalam lapas terendam.
Hingga Senin malam pukul 22.30 Wita, area yang tergenang meliputi halaman depan, jalan depan Lapas dan area halaman terbuka di dalam lapas. Air baik setinggi lutut orang dewasa.
Sulistiyo bilang, saat ini jajarannya siaga memperhatikan kondisi terkini.
"Sejauh ini kamar warga binaan masih aman," kata Sulistiyo kepada Tribun Manado.
Hingga berita ini diturunkan, air masih menggenang. "Hasil pemantauan keadaan halaman di dalam dan luar lapas terlihat ketinggian air mulai naik," katanya.
Sebagai langkah antisipatif, kata Sulistiyo, apabila permukaan air makin tinggi pihaknya akan mengambil langkah pengalaman agar blok atau kamar hunian yang terendam air mengungsi.
"Warga binaan di kamar atau blok yang terendam kami siap pindahkan ke blok A, B atau C yang ada di tempat lebih tinggi," ujar dia.
Selain area lapas, beberapa rumah dinas pegawai juga kemasukan air.
Sulistiyo mengingatkan kepada regu jaga malam agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan secara berkala perkembangan situasi.
"Semoga hujan segera reda sehingga genangan bisa surut," ujar dia.
VIDEO Detik-detik Basarnas Evakuasi Korban Banjir Capai Leher Orang Dewasa, Christian Trauma
Christian, salah satu warga di Kelurahan Mahawu, Tuminting, Manado, Sulawesi Utara, trauma dengan air mulai naik di daerahnya.
Ia tak mau tragedi banjir bandang di tahun 2014 akan terulang kembali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/lapas-manado-tergenang.jpg)