Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona di Italia Capai 1.128 kasus dan 29 Meninggal, Pemerintah Larang Pertemuan Publik

Pemerintah Italia telah memperpanjang masa penutupan sekolah dan universitas di tiga wilayah utara Italia setelah seminggu sebelumnya telah diliburkan

Tayang:
Editor: Finneke Wolajan
(Xinhua/Chen Jing)
ILUSTRASI - Sejumlah ahli memberikan penjelasan terkait apakah dikarantinya Wuhan bisa memperlambat wabah Virus Corona. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus virus corona di Italia mencapai 1.128 kasus dengan 29 kematian. 

Ini setelah Otoritas Perlindungan Rakyat Sipil Italia melaporkan 240 kasus infeksi baru dan delapan tambahan korban meninggal pada Minggu (1/3/2/2020).

Catatan itu menjadikan Italia sebagai negara dengan kasus virus corona terbesar di Eropa.

Pemerintah Italia telah memperpanjang masa penutupan sekolah dan universitas di tiga wilayah utara Italia setelah seminggu sebelumnya telah diliburkan.

Upaya tersebut dilakukan untuk menahan laju penularan virus corona setelah lonjakan pasien terus terjadi.

Selain biaya kemanusiaan yang meningkat, pemerintah Italia juga khawatur akan perekonomian negara yang rapuh.

Wakli Menteri Ekonomi Antonio Misiani mengatakan pada Sabtu (29/2/2020), pemerintah sedang mengerjakan serangkaian langkah untuk meningkatkan pertumbuhan di tingkat nasional.

Pihaknya juga akan meminta izin parlemen untuk meningkatkan defisit anggaran 2020 guna menutup pembiayaan tersebut.

"Keputusan itu akan memobilisasi sumber daya yang sangat besar," kata Misiani, dilansir dari Reuters (29/2/2020).

Larangan pertemuan publik

Virus Corona Menyebar di 61 Negara, Lalu Siapa yang Paling Rentan Terinfeksi?

Nol Kasus Hingga Kini, Perdana Menteri Australia Ragukan Penanganan Kasus Virus Corona di Indonesia

Kewaspadan Virus Corona, Pemerintah Indonesia Diminta Berantas Perdagangan Satwa Liar

Untuk menghentikan penyebaran virus yang pertama kali menyebar di Wuhan, China itu, pemerintah pekan lalu telah melarang pertemuan publik di sejumlah wilayah utara Italia dan menutup pusat-pusat pendidikan.

Virus corona di Italia hanya menginfeksi daerah yang relatif kecil.

Penduduk setempat pun berharap pembatasan itu akan mengurangi kemungkinan penyebaran ke tempat lain.

Para ahli pemerintah mengatakan bahwa semua layanan publik di tiga daerah dengan jumlah kasus terbanyak harus ditutup sampai setidaknya 8 Maret mendatang.

Sementara itu, Kabinet Italia telah memperkenalkan sejumlah langkah terbatas untuk menopang bisnis di zona merah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved