Penipuan dengan Modus Jalan Lancar Jadi PNS, Para Komplotan Meraup Rp 2 Miliar dari Korbannya

Dijanjikan akan menjadi PNS setelah menyetorkan uang Rp 150 juta kepada tersangka AS.

Penipuan dengan Modus Jalan Lancar Jadi PNS, Para Komplotan Meraup Rp 2 Miliar dari Korbannya
Polres Kebumen
Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan membeberkan aksi penipuan CPNS di wilayah hukumnya, Sabtu (15/2/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus penipuan, agar lolos jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) kini jadi sorotan.

Polres Kebumen terus mengembangkan atas kasus penipuan dengan modus pelaku bisa memuluskan jalan agar bisa jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Informasi terbaru, dari pihak kepolisian berhasil menangkap dua orang, yakni TA (52) dan AD (62).

TA yang merupakan warga Kelurahan Berua, Kecamatang Biringkanaya Makassar.

Sementara itu  AD adalah pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang beralamat di Desa Lohayong, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Sebelumnya, Polres Kebumen juga mengamankan AS (43) warga Prembun Kebumen.

ES (66) warga Kelurahan Pasireurih Kecamatan Tamansari Bogor, dan RD (33) warga Jalan MT Haryono Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Mereka ditangkap dalam kasus penipuan CPNS setelah dilaporkan salah satu korbannya, Yudi Suhendra (35) warga Desa Prembun.

Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, korban dari dua pelaku penipuan yang ditangkap belakangan cukup mencengangkan, lebih dari 600 orang.

Menurutnya, berdasarkan pengakuan diperkirakan korbannya mencapai 605 orang.

Halaman
1234
Editor: Bravi Pangajouw
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved