Menkes Terawan Terhina Disebut Tak Bisa Deteksi Virus Corona, Professor Harvard Bongkar Risetnya
Ahli epidemiologi dari Harvard, Professor Marc Lipsitch akhirnya buka suara soal hasil penelitiannya yang menyebut Indonesia belum mampu
Pernyataan itu dilontarkan oleh ahli kesehatan asal Australia yang mempertanyakan klaim Indonesia bahwa warganya tidak terinfeksi virus corona.
Melansir dari SBS, ahli penyakit menular asal Australia National University (ANU) Professor Sanjaya Senanayake, mengatakan Indonesia munkin sudah terpapar virus corona.
Namun, virus ini belum berhasil terdeteksi.
Sanjaya Senanayake juga menyoroti kebiasaan orang Indonesia yang dianggap lebih sering berdiam diri di rumah ketika sakit, ketimbang ke rumah sakit.
"Mungkin itu masalahnya, mereka tidak mendeteksi virus corona," kaa Senanayake.
Namun, dia juga menuturkan bahwa semuanya tergantung pada kemampuan layanan kesehatan yang ada.
"Ini juga tergantung dengan kemampuan layanan kesehatan untuk menyaring dan mendeteksi," katanya.
Di sisi lain, Chief Medical Officer Australia, Brendan Murphy juga mengaku keheranan karena tak ada satupun warga Indonesia yang terkena virus corona.
"Seharusnya ada alasan untuk khawatir, mungkin ada kasus yang tak terdeteksi," ujar Brendan.
Ahli pengendalian penyakit menular Sydney Adam Kamradt-Scott juga mengingatkan bahwa wabah ini bisa masuk melalui turis.
Mengingat lalu lintas anatara Indonesia dan China sangat tinggi.
"Mengingat tingginya tingkat perjalanan China dan Indonesia, ada kemungkinan ada kasus yang tak terdeteksi," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/professor-marc-lipsitch-dan-menkes-terawan-agus-putranto.jpg)