Berita Sulut

Gus Halim Buka Sekolah Legislator PKB di Manado, Sentil Peran NU demi Keutuhan Bangsa

Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara dipilih menjadi tuan rumah pelaksanaan sekolah legislator

Gus Halim Buka Sekolah Legislator PKB di Manado, Sentil Peran NU demi Keutuhan Bangsa
Istimewa
Pembukaan Sekolah Legislatif P/KB oleh Ketua DPP PKB, Gus Salim dan diikuti para anggota DPRD dari seluruh Indonesia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara dipilih menjadi tuan rumah pelaksanaan sekolah legislator.

Sekolah ini diikuti 81 peserta dari lima provinsi yakni, Papua Barat, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara.

Kegiatan yang berlangsung 7-10 Februari 2010 itu dibuka Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar yang juga Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI di Sintesa Peninsula Hotel, Manado.

Di hadapan puluhan legislator PKB, Abdul Halim atau biasa disapa Gus Halim mengatakan, PKB adalah partai yang dilahirkan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Sekitar Rp 9 Miliar Dana Bagi Hasil Belum Tersalur, Bupati ROR Datangi Kementerian Keuangan

PKB memiliki tanggungjawab, beban dan tugas yang sama dengan NU. Dia menceritakan kembali sejarah peran NU dalam harmonisasi serta keutuhan NKRI.

Ia bilang, setiap ke Indonesia Timur, pasti teringat perdebatan panjang dan sengit di rapat BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Saat itu, anggota BPUPKI perwakilan Indonesia Timur menolak terhadap bagian kalimat dalam pembukaan UUD, yang berbunyi: Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

Ketika Ponselmu Hilang dan Tak Ingin Data Pribadi Tersebar, Begini Tips Amankan Akun WhatsApp

"Tokoh NU saat itu Wahid Hasjim setuju dengan perubahan pada sila pertama, seperti yang kita kenal sekarang, berbunyi: Ketuhanan yang Maha Esa,” kata Gus Halim.

Dikatakannya, besarnya peran NU demi keutuhan sebuah bangsa yang besar. Bangsa Indonesia sering dihadapkan dengan dinamika bangsa yang sangat menonjolkan politik identitas. Hadirnya NU untuk menempatkan diri sebagai penyelamat bangsa.

“PKB itu NU, hanya saja PKB mengambil jalur politik, dan NU jalur organisasi sosial keagamaan,"jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved