Pemakzulan Trump
Proses Pemakzulan Trump, Diawali dengan Telepon Berakhir dengan Kebebasan
Pemakzulan Trump berakhir dengan dibebaskannya presiden 73 tahun tersebut dari dua pasal yang disangkakan. Bagaimana prosesnya?
TRIBUNMANADO.CO.ID - Proses pemakzulan Presiden Donald Trump akhirnya berakhir dengan dibebaskannya presiden 73 tahun tersebut dari tuduhan oleh Senat.
Dalam sidang yang digelar Rabu (5/2/2020), dua pasal yang disangkakan pada Trump tumbang setelah mendapatkan dua pertiga dukungan.
Pasal penyalahgunaan kekuasaan berakhir dengan perbandingan 52-48, dengan Senator Utah Mitt Romney memutuskan membelot dari Republik.
Sementara pasal upaya menghalangi penyelidikan Kongres berakhir dengan seluruh Senator Republik memutuskan untuk menolak.
Dilansir AFP Rabu (5/2/2020), berikut merupakan rangkuman momen pemakzulan Trump, yang berakhir dengan pembebasannya di tangan Senat AS.
1. 25 Juli: Percakapan Trump dan Presiden Ukraina
Beberapa hari setelah Trump, tanpa penjelasan, menahan bantuan militer Ukraina, dia menelepon Presiden Volodymyr Zelensky selama 30 menit.
Dalam percakapan tersebut, dia meminta "bantuan" kepada Zelensky.
Yakni dengan menginvestigasi mantan Wakil Presiden Joe Biden.
Biden adalah calon rival Trump di Pilpres AS 2020.
Selain itu, dia juga meminta Kiev untuk menyelidiki putranya, Hunter, yang dianggap melakukan korupsi.
Bantuan senilai 391 juta dollar AS, sekitar Rp 5,3 triliun, akhirnya dilepaskan setelah terungkap ke hadapan publik.
2. 12 Agustus: Keluhan yang dilayangkan "Whistleblower"
Kurang dari tiga pekan kemudian, seorang whistleblower (pelapor) anonim dari komunitas intelijen melayangkan keluhan percakapan dua pemimpin itu.
Mengutip "keadaan mendesak", laporan itu dianggap kredibel inspektur jenderal komunitas intelijen, Michael Atkinson, yang memberitahukan ke Kongres tak mengungkap isinya.
3. 24 September: Penyelidikan pemakzulan pun dimulai
Oposisi dari Partai Demokrat yang menguasai DPR AS kemudian mengumumkan investigasi atas Trump dengan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan.
Keesokan harinya, Gedung Putih merilis transkrip mentah percakapan telepon itu, di mana dia berkali-kali meminta bantuan Zelensky.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/meski-sangat-kecil-kemungkinan-donald-trump-untuk-lengser.jpg)