Virus Corona

Kisah Mahasiswa Indonesia Pulang Sendiri dari China, Awalnya Abaikan Virus Corona dan Tak Mau Pulang

Bahkan, tidak hanya di Wuhan, namun juga di tempat tinggal Arofatul, yakni di lingkungan Jinan University.

istimewa/Kompas.com
Arofatul Uqufah, alumni PP Nuris Antirogo yang kuliah di China berhasil pulang ke Jember. 

Namun, seiring waktu, ternyata virus yang gejalanya mirip flu itu tidak bisa diremehkan.

Virus corona justru semakin merebak dan meluas hingga ke berbagai daerah di China.

"Saya baca info tadi malam sudah ada 224 di yang tertular virus," kata Arofatul.

Selain itu, menurut Arofatul, dirinya sempat kesulitan mencari makanan di supermarket.

Inilah Potret Kota Wuhan, Tempat Lahirnya Virus Mematikan Corona yang Sekarang Terus Meluas
Inilah Potret Kota Wuhan, Tempat Lahirnya Virus Mematikan Corona yang Sekarang Terus Meluas (EPA-EFE/YUAN ZHENG CHINA OUT)

Akibat virus corona yang memuat aktivitas manusia berkurang, sayur yang dijual di pasar semakin langka.

"Kalau daging tetap banyak, tapi virusnya kan menular dari daging," kata dia.

Kemudian, pada malam tahun baru China atau Imlek, ancaman virus corona tersebut semakin nyata.

Para mahasiswa yang kuliah di China mulai ketakutan dan khawatir tertular.

Bahkan, mereka sudah tidak bisa bebas keluar asrama kampus.

"Kami tidak keluar asrama, supermarket banyak yang tutup," kata dia.

Kondisi Kota Wuhan tanggal 26 Januari 2020 (https://twitter.com/ylchaniago)
Kondisi Kota Wuhan tanggal 26 Januari 2020 (https://twitter.com/ylchaniago) (https://twitter.com/ylchaniago)
Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved