Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

Penyakit Kanker Sering Tidak Terdeteksi, Berikut Beberapa Cara Sederhana Mencegahnya

Kanker merupakan salah satu penyakit mematikan yang sering tidak dapat dideteksi kemunculannya. Namun kita tetap bisa mencegahnya.

Editor: Isvara Savitri
thinkstock
Ilustrasi makanan sehat 

Pola makan mediterania fokus pada pola makan berbasis tanaman, seperti buah-buahan, sayuran, gandum utuh, kacang-kacangan, dan legum.

3. Menjaga berat badan sehat
Menjaga berat badan sehat adalah salah satu faktor kunci menurunkan risiko berbagai penyakit, seperti kanker payudara, prostat, paru-paru, ginjal, dan usus besar.

Aktif secara fisik juga membantu menurunkan risiko kanker payudara dan usus besar.

Studi menemukan, orang dewasa yang berpartisipasi dalam aktivitas fisik memiliki risiko lebih rendah terkena segala jenis penyakit fisik dan mental.

Untuk manfaat kesehatan yang substansial, seseorang perlu melakukan aktivitas fisik sedang selama 150 menit atau 75 menit aktivitas fisik berat dalam seminggu.

Kamu juga dapat melakukan campuran aktivitas sedang dan berat, namun usahakan melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari.

4. Melindungi diri dari matahari
Kanker kulit adalah salah satu jenis kanker yang paling umum dan juga salah satu jenis yang paling dapat dicegah.

Hindari terlalu sering keluar antara jam 10.00 pagi hingga jam 16.00 ketika sinar matahari paling kuat.

Jika keluar di bawah sinar matahari langsung, tutupi area kulit yang terbuka.

Jangan lupa oleskan tabir surya sebelum pergi dan gunakan tabir surya spektrum luas dengan setidaknya SPF 30.

Gunakan tabir surya bahkan pada hari berawan dan oleskan tabir surya setiap 2-3 jam dan setidaknya 15 menit sebelum pergi.

5. Vaksin
Perlindungan kanker juga mencakup perlindungan dari infeksi virus tertentu, termasuk Hepatitis B dan Human Papillomavirus Virus (HPV).

Baik Hepatitis B dan HPV dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker.

Orang dewasa yang tidak berada dalam hubungan yang monogami, orang dewasa yang memiliki infeksi menular seksual, orang yang menggunakan obat intravena, serta laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki lebih berisiko terkena Hepatitis B.

Dengan demikian, penting untuk kelompok-kelompok tersebut mendapatkan vaksinasi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved