Breaking News
Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PM India Narendra: Tentara Kami Bakal Melumat Pakistan dalam 10 Hari

Perdana Menteri India Narendra Modi sesumbar bakal melumat Pakistan dalam 10 hari jika pecah perang

Editor: Aldi Ponge
ISTIMEWA
Tentara India siap siaga dalam sistem pertahanan di Kashmir 

India berkekuatan 1,2 pasukan, didukung oleh lebih dari 3.565 tank tempur, 3.100 kendaraan tempur infanteri, 336 pengangkut personel lapis baja, dan 9.719 artileri.

Sementara itu Pakistan, tentara pasukan jumlahnya lebih kecil.

Negara dengan penduduk mayoritas muslim ini hanya punya 560 ribu pasukan.

Mereka didukung oleh 2.496 tank, 1.605 pengangkut personel lapis baja, dan 4.472 senjata artileri, termasuk 375 howitzer swadaya.

Meskipun punya pasukan yang lebih besar, pasukan konvensional India dibatasi oleh logistic yang tidak memadai, pemeliharaan dan kekuarangan amunisi dan suku cadang.

Angkatan Udara

India menempatkan sistem senjata dan militernya dalam siaga tingkat tinggi seiring eskalasi di Kashmir. (Foto/Istimewa)
Dengan 127 ribu personel dan 814 pesawat tempur, angkatan udara India secara substansial lebih besar.

Tapi ada kekhawatiran terkait jet tempurnya.

Untuk melawan serangan udara dari dua negara tetangga, China dan Pakistan, India setidaknya membutuhkan 42 skuadron jet tempur dan 750 pesawat.

Dengan jet Rusia yang lebih tua seperti MiG-21, pertama kali digunakan pada 1960-an dan segera pensiun, India hanya bisa memiliki 22 skuadron pada 2032.

Sementara itu, Pakistan punya 425 pesawat tempur, termasuk jet F-7PG dan F-16 Fighting Falcon asal China.

Pakistan juga punya tujuh pesawat peringatan dini dan control udara, tiga lebih banyak dari India.

Angkatan Laut

Misil Shaheen-III buatan Pakistan yang mampu membawa kepala nuklir, dipamerkan dalam parade militer di Islamabad, Pakistan, 23 Maret 2018 

Angkatan Laut India terdiri atas satu kapal induk, 16 kapal selam, 14 kapal perusak, 13 kapal fregat, 106 kapal patrol dan combatant vessels, dan 75 pesawat berkemampuan tempur.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved