Berita Sulut

BI Sulut Serahkan Kapal Pengumpul Sampah di Pesisir Manado, Sekali Angkut Bisa 1 Ton

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPW BI) Sulut menyerahkan Program Sosial BI sebuah kapal pengumpul sampah untuk di pesisir Manado

Tribun Manado / Fernando Lumowa
Penyerahan Program Sosial BI, kapal pengumpul sampah oleh Kepala BI Sulut, Arbonas Hutabarat kepada Ketua Manengkel Solidaritas, Viando Manarisip di Pelabuhan Perikanan Tumumpa, Manado, Kamis (30/01/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPW BI) Sulut menyerahkan Program Sosial BI sebuah kapal pengumpul sampah untuk di pesisir Manado.

Kapal tersebut diserahkan pengelolaannya kepada Manengke Solidaritas, lembaga nirlaba yang fokus pada pelestarian alam pesisir di Manado dan sekitarnya.

Kepala BI Sulut Arbonas Hutabarat mengatakan, kapal pengumpul sampah itu merupakan komitmen BI mendorong kemajuan pariwisata di Manado.

CATAT, 4 Hari Lagi WhatsApp Tak Bisa Dipakai di HP Android Ini, Segera Cek Ponselmu!

PSBI adalah bentuk kepedulian BI untuk pemberdayaan masyarakat.

PSBI fokus pada tiga hal, yakni peningkatan kapasitas ekonomi, kapasitas SDM dan kepedulian sosial, budaya, pendidikan dan lain-lain.

"Pengadaan kapal ini setelah melalui berbagai diskusi dengan sektor terkait. Ternyata butuh kapal khusus pengumpul sampah. Mengingat sampah yang terbawa ke Teluk Manado masih banyak," ujar Arbonas dalam penyerahan PSBI di Pelabuhan Perikanan Tumumpa, Manado, Kamis (30/01/2020).

Dokter dan Perawat di Wuhan Tidur di Lantai, Foto-Foto Tersebar di Media Sosial dan Viral

Arbonas katakan, kapal yang harganya tak lebih dari Rp 500 juta itu sangat fungsional. Sangat cocok dioperasikan di pesisir Manado untuk mengumpul sampah di permukaan laut dan sungai.

"Ini hasil riset juga, kapal ini mobilitasnya tinggi, bahkan bisa masuk ke sungai," katanya.

BI berharap dengan adanya kapal pengumpul sampah itu, turut mendorong kesadaran masyarakat pentingnya menjaga lingkungan.

"Dengan melihat kapal ini, masyarakat lebih peduli, tidak lagi menjadikan laut dan sungai sebagai tempat pembuangan sampah," jelas dia.

UPDATE Jumlah Korban Tewas Akibat Virus Corona di China Meningkat Menjadi 170 Nyawa, 38 dalam 24 Jam

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved