Kasus Polisi Dibakar
SIDANG Perdana Kasus Polisi Terbakar, Ini Ancaman Hukuman Bagi 5 Mahasiswa Yang Jadi Terdakwa
Sidang perdana kasus polisi dibakar digelar di Pengadilan Negeri Cianjur, Jawa Barat, Rabu (22/01/2020).Ini ancaman hukuman bagi 5 mahasiswa.
Selama ini, Enung mengenal putranya sebagai sosok pendiam dan baik.
Di mata Enung, anaknya itu juga tidak pernah melakukan hal yang tidak-tidak.
"Karena kesehariannya baik, semua orang di sini juga tahu baik, tidak pernah melakukan yang tidak-tidak,” tukas Enung, dikutip TribunMataram.com dari Kompas.com, Senin (19/8/2019).
“Lihat kondisi seperti ini saya sedih," ujarnya.
Enung mengaku mengetahui keterlibatan ananaknya dalam sebuah organisasi mahasiswa.
Namun, ia tak mengetahui dengan pasti organisasi apa yang diikuti oleh anaknya itu.
“Saya tahu, tapi tidak pernah tanya-tanya dia ikut organisasi apa. Sejak masuk kuliah sudah ikut. Sekarang anak saya semester tiga,” ujarnya.
Enung telah menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak kepolisian.
Namun, ia tetap berharap hukuman yang dijatuhkan pada anaknya untuk diringankan.
"Mohon diringankan (hukuman), seringan-ringannya,” ucapnya.
Berniat Mengunjungi Keluarga Korban
Enung sendiri telah berniat untuk mengunjungi keluarga korban.
Namun, ia merasa kondisinya saat ini masih belum memungkinkan.
“Mau ke sana, tapi khawatir karena situasinya seperti ini. Saya juga masih syok," ucapnya.
Lebih lanjut, Enung meminta maaf yang sebesar-besarnya pada keluarga korban.
“Saya meminta maaf, mohon maaf untuk korban dan keluarga korban,” ucapnya lirih. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunmataram.com
Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/detik-detik-api-membesar-dan-melukai-empat-orang-anggota-polisi-2626.jpg)