Mulan Jamela Bakal Ikut Diperiksa, Ello: Saya Ini Juga Korban
Penyanyi 'Pergi Untuk Kembali' Marsello Tahitoe alias Ello harus menjalani pemeriksaan selama jam di Polda Jatim, Selasa (14/1),
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, SURABAYA – Penyanyi 'Pergi Untuk Kembali' Marsello Tahitoe alias Ello harus menjalani pemeriksaan selama jam di Polda Jatim, Selasa (14/1), terkait kasus investasi ilegal MeMiles. Ello mengaku pernah menjadi member investasi online itu sehingga pernah mendapat reward dari PT Kam and Kam sebagai pengelola.
Sejumlah uang yang tidak ia sebutkan jumlahnya sempat ia tukarkan menjadi nilai TopUp di dalam aplikasi MeMiles. "Saya di sini sebagai saksi. Saya saat itu sebagai member, saya top up, sehingga dapat reward sesuai prosedur," ujar Ello.
• Mabes Polri Bersedia Kejar Harun Masiku
Namun belakangan setelah memperoleh kabar PT Kam and Kam dan MeMiles bermasalah, namanya ikut disebut-sebut dan dikairkan dengan bisnis tersebut. "Hal itu cukup mengganggu saya," ujar putra musisi Minggoes Tahitoe dan penyanyi Diana Nasution itu.
Ello berjanji akan kooperatif dengan penyidik kasus tersebut. Ia mengaku sebagai korban karena status kepemilikan mobil hasil reward itu terbilang tidak jelas.
"Saya lumayan kaget mendengar pers rilis dari Polda Jatim. TopUp reward saya nggak jelas bagaimana hasilnya," terang Ello. Kuasa hukumnya, Jaswin Damanik juga menegaskan kliennya ikut jadi korban kasus tersebut.
Hasil pemeriksaan kasus itu kian berkembang. Penyidik mendapat informasi dari Eka Deli, penyanyi yang telah memberikan keterangan sebagai saksi di Polda Jatim, Senin, ada 13 orang selebriti yang terkait kasus itu.
Jumlah itu tidak termasuk Eka Deli Mardiyana, Marsello Tahitoe alias Ello, Adjie Notonegoro, dan Judika. Satu di antara artis itu ada nama Mulan Jamela, istri penyanyi Ahmad Dhani, yang juga anggota DPR dari Partai Gerindra.
"Itu berdasarkan keterangan sebelumnya (Eka Deli Mardiyana)," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Ia mengaku belum mengetahui secara pasti peran mereka, sebelum 13 orang selebriti itu memberikan keterangan.
Namun sesuai keterangan para saksi yang sudah diperiksa, para artis itu semata-mata hanya sebagai pengisi acara yang digelar oleh perusahaan tersebut. "Sejauh ini kan keterangan yang kami dapat itu," jelasnya.
• Via Vallen Mengaku Masih Belum Punya Kekasih, Keluarga Coba Menjodohkannya
Ingin buka blokir
Di tengah proses penyidikan kasus yang diduga menimbulkan kerugian Rp 750 miliar itu muncul sekira 25 orang member MeMiles ke Polda Jatim untuk mengajukan protes. Orang-orang yang datang dari Jakarta ke Surabaya itu menyebut aplikasi MeMiles bukanlah aplikasi bodong yang menawarkan bisnis investasi.
Mereka berharap penyidik mencabut pembekuan aplikasi tersebut selama masih dalam proses hukum. Dengan begitu para member bisa terus memanfaatkan aplikasi MeMiles yang memberi keuntungan kepada mereka.
Satu di antara koordinator massa, Yan Hendra (40) menganggap, masyarakat selama ini keliru dalam memahami konsep layanan bisnis yang ditawarkan perusahaan tersebut. Baginya, aplikasi tersebut bukanlah penyedia layanan investasi, melainkan layanan jasa slot atau space iklan yang boleh dimanfaatkan para member yang telah membeli TopUp.
"Jadi mereka yang merasa dirugikan itu adalah karena belum memahami apa bisnis iklan aplikasi MeMiles," katanya di depan Polda Jatim, Selasa.
Mengenai bonus hadiah (reward) berupa barang bergerak ataupun tidak bergerak, bagi Hendra itu merupakan promosi biasa, lazimnya sebuah perusahaan memberikan diskon produk penjualan kepada para pembeli.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/8-jam-penyanyi-ello-diperiksa-polisi-atas-perannya-diinvestasi-memiles-dicecar-45-pertanyaan.jpg)