Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga BBM

Harga Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Per Hari Ini, Berikut Daftar Tarif Terbarunya

PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga Pertamax mulai Rabu (10/6/2026), menyusul evaluasi harga yang dipengaruhi harga minyak dunia.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Fernando_Lumowa
PERTAMAX NAIK - PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan ini membuat harga Pertamax melonjak hampir Rp4.000 per liter dibandingkan tarif yang berlaku sebelumnya. 

Ringkasan Berita:
  • Harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026 atau bertambah Rp3.950 per liter.
  • Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter, sementara Pertamax Turbo tetap Rp20.750 per liter.
  • Pertamina menyebut penyesuaian harga dilakukan berdasarkan evaluasi berkala yang mempertimbangkan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar terbaru bagi pengguna BBM non-subsidi. 

PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga Pertamax mulai Rabu (10/6/2026), menyusul evaluasi harga yang dipengaruhi perkembangan harga minyak dunia.

Kenaikan ini membuat harga Pertamax melonjak hampir Rp4.000 per liter dibandingkan tarif yang berlaku sebelumnya.

Baca juga: Siap-siap Mati Lampu Selama 8 Jam di Wilayah Minut, Boltara dan Boltim, Ini Lokasi Terdampak

PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku mulai Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan informasi Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax (RON 92) untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya kini dipatok Rp 16.250 per liter.

Angka tersebut naik Rp 3.950 per liter dibandingkan harga sebelumnya yang berlaku sejak 1 Juni 2026, yakni Rp 12.300 per liter.

Kenaikan ini menjadi penyesuaian pertama untuk Pertamax setelah sebelumnya harga produk tersebut masih dipertahankan di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia yang terjadi sejak konflik Israel-Iran memanas pada akhir Februari 2026.

Selain itu, Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan harga dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter.

Sementara harga Pertamax Turbo tidak berubah dan tetap dijual Rp 20.750 per liter, sama seperti yang berlaku pada penyesuaian 1 Juni 2026.

Alasan Pertamina

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan, penyesuaian harga dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah, mengacu pada mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.

"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," ujar dia dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).

Adapun produk solar non-subsidi, Pertamina belum melakukan perubahan harga. Begitu pula untuk seluruh jenis BBM bersubsidi.

"Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” kata Roberth.

Berikut harga BBM Pertamina untuk wilayah Jabodetabek per-10 Juni 2026:

  • Solar Subsidi (Biosolar): Rp 6.800 per liter
  • Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter
  • Pertamax (RON 92): Rp 16.250 per liter (sebelumnya Rp 12.300 per liter)
  • Pertamax Green 95 (RON 95): Rp 17.000 per liter (sebelumnya Rp 12.900 per liter)
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp 20.750 per liter
  • Dexlite (CN51): Rp 23.000 per liter
  • Pertamina Dex (CN53): Rp 24.800 liter

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved