Mabes Polri Bersedia Kejar Harun Masiku

Markas Besar Kepolisian RI menyatakan bersedia membantu melacak keberadaan eks caleg DPR Dapil I Sumatera Selatan dari PDI Perjuangan

Mabes Polri Bersedia Kejar Harun Masiku
Tribunnews.com
Ketua KPK, Firli Bahuri. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Markas Besar Kepolisian RI menyatakan bersedia membantu melacak keberadaan eks caleg DPR Dapil I Sumatera Selatan dari PDI Perjuangan (PDIP) Harun Masiku yang tengah berada di luar negeri. KPK akan memasukkan tersangka penyuap komisioner KPU Wahyu Setiaran itu, ke dalam daftar buronan internasional, jika belum menyerahkan diri.

Nama-nama Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Jiwasraya

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono menyebutkan, kesediaan Polri membantu asalkan berdasar permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, kasus itu ditangani oleh lembaga anti-rasuah.

"Yang tangani (kasus korupsi Harun Masiku, Red) kan KPK. Polisi akan bantu, kalau ada permintaan dari KPK," kata Argo kepada Tribunnews.com, Selasa (14/1).

Argo menambahkan, Polri belum mengetahui apakah KPK telah meminta bantuan secara resmi kepada Polri atau belum. Dia mengaku akan memeriksa terlebih dahulu kepada divisi terkait. "Dicek juga ke KPK ya, saya cek juga ke Polri sudah disampaikan apa belum?" ujar Argo.

Terpisah, Ketua Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan pihaknya terus mengejar tersangka kasus suap yang melibatkan eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan kader PDIP Harun Masiku. Harun saat ini masih belum menyerahkan diri, padahal statusnya menjadi tersangka sejak Kamis (9/1), sementara tiga tersangka lainnya sudah ditahan.

"Tetapi yang pasti selaku pimpinan KPK, kami tidak akan pernah berhenti mencari seseorang tersangka karena sebenarnya tersangka adalah seseorang yang karena perbuatannya dan keadannya berdasarkan bukti yang cukup, patut diduga melakukan tindak pidana," kata Firli usai bertemu dengan pimpinan MPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (14/1).

Tatong Bara Periksa Semua Ruangan SKPD, Banyak yang Berantakan dan Kotor

Informasi dari Dirjen Imigrasi Kemenkumham yang menyebut Harun berada di Singapura, Firli memastikan kerja sama dengan Polri dan Kemenkumham dilakukan.

"Kami sudah mengirimkan surat ke Kemenkumham, lalu berkoordinasi dengan Polri, karena Polri memiliki jaringan yang cukup luas, baik itu menggunakan jalur-jalur senior license officer yang ada di luar negeri," ujar Firli, mantan Kapolda Sumsel.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyatakan keberadaan caleg PDIP memang sedang di luar negeri. "Dengan imigrasi kita sudah koordinasi. Info yang kami terima malah memang sejak sebelum adanya tangkap tangan, yang bersangkutan sedang di luar negeri," kata Ghufron.

Dalam upaya mengejar Harun yang melarikan diri ke Singapura, KPK bakal berkoordinasi dengan Polri untuk meminta bantuan Interpol. "Kami akan segera berkoordinasi dengan Polri untuk meminta bantuan NCB Interpol," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved