Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

TERKINI, Pesawat Ukraina Angkut 180 Penumpang Jatuh di Iran, Tak Lama Setelah Lepas Landas

Pesawat Boeing 737 dari maskapai penerbangan Ukraina dikabarkan jatuh tak lama setelah lepas landas dari Imam Khomeini International Airport

Editor: Rhendi Umar
todayline/6
Ilustrasi Pesawat Jatuh 

Perang selanjutnya pecah dan dinamakan Perang Teluk 3, namun kali ini melibatkan Amerika dan Irak. 

Amerika memulai serangan ke Irak pada tahun tahun 2003. Perang ini dianggap berakhir pada tahun 2011 dan dikenal juga dengan istilah Pendudukan Irak atau oleh Amerika Serikat, sebagai Operasi Pembebasan Irak.

Perang Teluk 1: Irak Vs Iran

Dikenal juga dengan Perang Irak-Iran. Perang Teluk 1 penyebabnya adalah perebutan hegemoni sebagai penguasa di kawasan Teluk Persia.

Irak, yang saat itu dipimpin oleh Saddam Husein juga berambisi untuk menguasai Shatt Al Arab, sebuah jalur perairan strategis yang memisahkan Iran-Irak menuju teluk Persia.

Jalur itu adalah jalur ekspor minyak kedua negara. Perang Iran-Irak juga lebih diperpanas dengan adanya revolusi Islam di Iran pada Januari 1979.

Revolusi Islam tersebut berhasil menjatuhkan rezim Shah Iran (Shah Reza Pahlevi) yang didukung Amerika Serikat. Tonggak penguasa selanjutnya dipegang kaum ulama yang dipimpin Ayatollah Khomeini.

Perang pertama kali pecah dengan peledakan bom di Universitas Mustansiriyah Baghdad pada tanggal 1 April 1980.

Kala itu tengah ada acara mahasiswa se Asia untuk menghadiri Konferensi Ekonomi Internasional.

Kegiatan mengalami kegagalan dan dijadikan sebuah alasan oleh pihak Irak sebagai tantangan untuk perang.

Pada tanggal 4 September 1980, Iran melancarkan serangannya ke perbatasan Irak. 

 Jika Perang Berlanjut, Posisi Militer Iran di Posisi ke-14 Dunia, Kalah Jauh dengan Amerika Serikat

Irak tak tinggal diam, mereka mencoba membalas dengan menyerang Iran pada tanggal 22 September 1980.

Perang ini berlangsung selama 8 tahun dan berakhir pada tahun 1988. Pihak Barat turut terlibat dalam perang ini dengan memberikan suplai peralatan militer dan dana.

Perang teluk pertama, tidak memiliki pemenang. Namun akibatnya, jumlah korban hampir menyamai korban perang dunia I dan ekonomi kedua negara menjadi hancur.

Perang diakhiri dengan gencatan senjata pada tanggal 20 Agustus 1988.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved