Berita Bitung

Felly Runtuwene Bicara soal RS tak Lagi Layani Pasien BPJS, 'Bisa Saja Kembali ke Jamkesda'

Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene mengaku prihatin terkait tak maksimalnya layanan BPJS Kesehatan kepada peserta Jaminan Sosial

Felly Runtuwene Bicara soal RS tak Lagi Layani Pasien BPJS, 'Bisa Saja Kembali ke Jamkesda'
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtuwene 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene mengaku prihatin terkait tak maksimalnya layanan BPJS Kesehatan kepada peserta Jaminan Sosial Nasional.

"Ini yang buat kita prihatin. Sebuah persoalan nasional. Karena kelalaian pemerintah, masyarakat kecil yang dikorbankan," kata Felly di sela kunjungannya ke BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado, Rabu (08/01/2020).

Katanya, jika persoalan klasik tak terselesaikan, pihaknya akan minta tanggungjawab perlindungan sosial di bidang kesehatan dikembalikan ke pemerintah daerah.

"Kalau masih seperti ini, bisa saja kembali seperti ke Jamkesmas dan Jamkesda yang lalu. Kan pemerintah daerah paling tahu kondisi masyarakatnya," kata dia.

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtuwene Kunjungi BPJamsostek Manado, FER: Bekerjalah Sepenuh Hati

Menurutnya, semangat BPJS Kesehatan itu luar biasa mulia. Bagaiamana di awal, semua ditanggung tanpa memandang jenis penyakit.

Kini, akibat mismanajemen, misi perlindungan semesta itu tak jalan.

"Saat ini obat-obatan tertentu, untuk sakit berat tidak masuk daftar (ditanggung). Kanker sudah tidak dilayani. Nah, lebih baik kembalikan ke pemerintah daerah," katanya

Ada ASN di Bitung Dilantik di OPD A, Malah Berkantor di OPD C, Ada Kepsek Belum Ikut Seleksi Cakep

Komisi IX yang membidangi kesehatan siap mengawal dan menelorkan kebijakan yang bertujuan melindungi masyatakat. Sekalipun itu harus mengganti undang-undang.

"Kita mau kembali ke semangat awal. Semua ditanggung, tidak pilih-pilih penyakitnya," kata legislator Senayan asal Sulut ini.

Ia bilang, hasil temuan di lapangan terkait pelayanan BPJS Kesehatan akan dimasukkan sebagai agenda prioritas pembahasan pasca reses pertama tahun ini.

"Tanggal 13 ada paripurna pertama tahun ini. Prioritasnya itu yang akan kami bahas. RS yang tidak lagi melayani masyarakat karena mereka tidak dibayar," jelas Felly.(ndo)

Diancam Pisau di Leher, Ibu Rumah Tangga Tak Berdaya Diperkosa Buruh Lepas

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved