Iran dan Amerika Panas, Indonesia akan Terima Dana Gedung Putih, Luhut: Bisa Beberapa Miliar Dolar
Luhut Binsar Pandjaitan menyebut ketegangan Amerika Serikat dan Iran tidak akan berdampak pada investasi yang masuk ke Indonesia
Selain di luar Gedung Putih, setidaknya ada 70 titik di kota lain yang menggelar aksi menolak sikap Trump itu.
Seperti di New York, pendemo menuntut agar Trump menarik 5.000 tentara AS dari Irak.
Trump diketahui membunuh Jenderal Iran, Qasem Soleimani dengan tujuan untuk menghentikan perang, bukan untuk memulai perang baru.
• Donald Trump dan Gedung Putih Jadi Target, Iran Bersumpah Balas Dendam Kematian Qasem Soleimani
Demikian disampaikan Trump seperti dilansir dari AP, Sabtu (4/1/2019).
Menurut dia, Soleimani merupakan komandan Pasukan Quds, sayap dari kesatuan elite Garda Revolusi, tewas di Bandara Internasional Baghdad, Irak.
Soleimani tewas bersama pemimpin paramiliter Irak Hashed al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis, dan enam orang lainnya akibat serangan drone.
Trump menyebut Soleimani adalah sosok kejam, yang menjadikan kematian orang tak berdosa sebagai hasratnya yang sakit.
"Kita merasakan kenyamanan saat mengetahui, kekuasaan terornya sudah berakhir," kata Trump
Meski begitu, Trump mengaku tidak berniat menggantikan rezim pemerintahan di Iran, ketika menyerang Soleimani. (Fitri Wulandari)
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Iran-AS Memanas, Luhut Panjaitan Malah Bilang Indonesia Bakal Diguyur Investasi oleh Gedung Putih