PT MSM Bayarkan THR Sebulan Sebelum Natal, SPSI dan Manajemen Tandatangani PKB

Dua anak perusahaan PT Archi Indonesia dengan menyalurkan THR kepada karyawan beragama Kristen, sebulan sebelum perayaan Natal tiba.

Istimewa
PT MSM Bayarkan THR Sebulan Sebelum Natal, SPSI dan Manajemen Tandatangani PKB 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Imbauan pemerintah agar perusahaan di Sulawesi Utara tidak lalai memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya direspons PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN).

Dua anak perusahaan PT Archi Indonesia dengan menyalurkan THR kepada karyawan beragama Kristen, sebulan sebelum perayaan Natal tiba.

Menurut Corporate Comunication and Public Relations PT MSM dan PT TTN, Hery Rumondor, THR dibayarkan bersamaan dengan pembayaran gaji bulan November, walaupun peraturan menyebutkan selambat-lambatnya tujuh hari menjelang hari raya.

Gubernur Olly Terima Kunjungan Media Berpengaruh Cina, Siapkan Kerja Sama Promosi Pariwisata

"Kebijakan perusahaan memang demikian. Agar keluarga dapat mempersiapkan segala kebutuhan menjelang hari raya dengan tenang dan terencana baik. Ini kami lakukan dari tahun ke tahun,” ujar Rumondor.

Perusahaan selalu mengikuti peraturan perundangan yang ada, sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER-04/MEN/1994. Pasal 1 huruf dan pasal 2 ayat 1 menegaskan bahwa, THR adalah pendapatan yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja yang telah bekerja selama 3 bulan atau lebih secara terus menerus menjelang hari raya keagamaan, berupa uang atau bentuk lain.

Dijelaskannya, PT MSM dan PT TTN, senantiasa berkoordinasi dengan instansi Tenaga Kerja, baik kabupaten, kota, maupun provinsi, yang membahas berbagai hal.

Sebelumnya, pada pertengahan bulan ini, manajemen PT MSM dan PT TTN, menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan Pengurus Unit Kerja (PUK) SP KEP SPSI PT MSM dan TTN.

Head Human Capital PT Archi, Richard Lumbantoruan, mengatakan, proses perundingan dalam PKB ini, adalah bagian dari komunikasi yang produktif antara manajemen PT MSM, PT TTN dan perwakilan karyawan dalam PUK SP KEP SPSI, sehingga kedepannya, dapat bekerja secara maksimal.

“Dinamika yang terjadi selama proses perundingan dapat dilalui dengan baik. Penandatanganan PKB ini, sebagai bukti bahwa manajemen senantiasa mengakomidir kepentingan-kepentingan konstruktif dari karyawan,” ujar Lumbantoruan yang bertindak sebagai kuasa manajemen, didampingi Manager HRD PT MSM, Jenny Wahongan.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulut, mengapresiasi kesepakatan yang terjalin melalui PKB antara kedua belah pihak, saat dilangsungkannya penandatangan pada 13 Desember 2019 lalu, di Manado.

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved