Dirut Garuda Dipecat

ARI ASKHARA Hobi 'Bongkar Pasang' Karyawan, Berprestasi Kena Rotasi, Utang BUMN Rp 3000 Triliun

Banyak sikap Ari Askhara selama menjabat Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia yang lain dari kebiasaan kebanyakan pimpinan.

ARI ASKHARA Hobi 'Bongkar Pasang' Karyawan, Berprestasi Kena Rotasi, Utang BUMN Rp 3000 Triliun
kolase tribunnews
Dirut Utama Garuda Indonesia Ari Askhara dan Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Banyak sikap Ari Askhara selama menjabat Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia yang lain dari kebiasaan kebanyakan pimpinan.

Ada kebijakan yang merugikan awak kabin. Kemudian sering melakukan manuver yang membingungkan karyawan dan direksi lainnya.

Ari Askhara
Ari Askhara (Kolase Tribun Manado)

Hal itu diungkapkan Ketua Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) Zaenal Muttaqin menilai ada keanehan dengan sosok Ari Askhara sejak awal menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia.

Saat berbicara di program Sapa Indonesia Malam Kompas TV pada Kamis (6/12/2019), ia mengungkapkan keanehan tersebut.

Zaenal membeberkan bahwa posisi karyawan yang sudah lama menjabat di suatu tempat dan memberikan performa terbaik dapat dengan mudah dirotasi atau dirolling.

Padahal sebenarnya ada aturan tersendiri ketika menempatkan seseorang di jabatan tertentu dan harus dilihat kapasitasnya.
"Begitu juga dengan kami di awak kabin, itu dengan mudahnya mengantikan seseorang untuk menjabat di anak perusahaan," beber Zaenal.

Selain itu, ia menjelaskan ada seorang pekerja yang tidak tahu urusan unit lain, namun ditempatkan di unit tersebut.

"Contoh teman-teman kami yang tidak tau tentang persoalan catering itu ditunjuk di caterring, menjadi VP di ACS (Aerowisata Catering Services)," ungkapnya.

Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara
Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara (www.garuda-indonesia.com)

Keanehan lainnya, disebutkan Zaenal yakni terkait beberapa peraturan yang janggal dan tidak sesuai dengan aturan sebelumnya.

"Contoh ketika ada di satu sharing session, teman usianya sudah 36 tahun kemudian ia meminta kepada pak Ari untuk dilanjutkan pegawainya menjadi 46, itu pada hari itu juga menjadi 46," ungkap Zaenal.

Halaman
1234
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved