Dilarang Bawa Senjata: Begini Kekuatan Polisi saat Amankan Reuni 212

Menjelang Reuni Akbar 212 dini hari nanti, Kepolisian menggelar apel pengamanan di kawasan Monas, Jakarta Pusat

Dilarang Bawa Senjata: Begini Kekuatan Polisi saat Amankan Reuni 212
(KOMPAS.com/RINDI NURIS VELAROSDELA)
Polisi amankan demonstrasi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan tepatnya di depan gedung Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (30/9/2019) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Menjelang Reuni Akbar 212 dini hari nanti, Kepolisian menggelar apel pengamanan di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Apel pengamanan ini dipimpin oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat. Total sebanyak 9.239 petugas gabungan dikerahkan dalam apel pengamanan hari ini.

Alumni 212 Ajak Warga Sarapan Bareng *Pengacara Sebut Rizieq Shihab Hadir *Imigrasi Bantah

Dalam sambutannya, Wakapolda mengimbau kepada anggotanya untuk tidak membawa senjata tajam maupun senjata api saat bertugas. "Saya ingatkan, tidak ada yang membawa senjata tajam atau senjata api.

Semuanya laksanakan dengan simpatik dan humanis," ucapnya, Minggu (1/12/2019). Tak hanya itu, ia pun meminta anggotanya yang bertugas di sekitar kawasan Monas untuk mengarahkan peserta aksi ke pintu-pintu yang telah disediakan. 

"Untuk yang bertugas di sekeliling Monas, bisa arahkan peserta karena pintu masuknya hanya tiga, mulai dari Istiqlal, Gambir, sampai dengan kedutaan Amerika Serikat," ujarnya. "Begitu juga sepulangnya, mohon diarahkan," tambahnya menjelaskan.

Rencanya, reuni PA 212 itu akan digelar lagi di Monas pada Senin (2/11/2019) mendatang. Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama atau GNP Ulama, Yusuf Martak, dalam siaran di Kompas TV, Kamis kemarin, menyebutkan reuni tahun 2019 ini rencananya akan berupa acara berdoa bagi bangsa dan kepulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

ODSK Harus Hati-hati Hadapi Nasdem-Golkar

Sebanyak 9.000 Personel Polisi Amankan Reuni Akbar 212

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan Kepolisian akan menurunkan 9.000 personel untuk mengamankan kegiatan Reuni 212 di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada 2 Desember 2019. Pengamanan sudah mulai dilakukan sejak sore ini, Minggu (1/12/2019).

"Sejak sore kami lakukan pengamanan. Warga yang berkunjung di Monas oleh Polsek Metro Gambir dan Bagian Operasi diminta untuk keluar," kata Harry di Jakarta, Minggu.

Ia menjelaskan, anggota yang bertugas mengamankan 212 berasal dari gabungan anggota Brimob dan Polisi yang berasal dari seluruh provinsi DKI Jakarta. Para petugas keamanan juga tidak membawa senjata api dalam pengamanan 212 karena acara ini merupakan acara keagamaan yang bersifat damai.

"Tampilan (petugas) tak menggunakan alat. Begitu masuk yang masih menggunakan atau membawa senpi tak boleh membawa senjata api," ujar Harry. Nantinya di setiap pintu masuk akan dilakukan security check untuk para peserta dari dua akses pintu masuk yaitu dekat Kedutaan Besar AS di pintu tenggara dan timur laut serta pintu Monas Timur.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved