News

Tim Penyusun Anggaran Daerah dan Banggar Bahas RAPBD 2020

usulan RAPBD, berdasarkan KUA PPAS, pendapatan daerah pada tahun anggaran 2020 diproyeksikan sebesar Rp 679, 885 miliar.

Tim Penyusun Anggaran Daerah dan Banggar Bahas RAPBD 2020
alpen martinus/tribun manado
Tim Penyusun Anggaran Daerah dan Banggar Bahas RAPBD 2020 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim penyusun anggaran daerah (TPAD) dan Badan Anggaran (Banggar) mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) 2020.

Setelah, seluruh fraksi di DPRD Kotamobagu, menyatakan persetujuan untuk dibahas pada tingkat selanjutnya, dalam Rapat Paripurna dalam rangka pembicaraan tingkat satu penyampaian rancangan APBD 2020, di ruang sidang DPRD Kotamobagu, Kamis (28/11/2019) tengah malam.

Rapat Paripurna tersebut nampak hanya dihadiri oleh Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan dan jajaran eksekutif, dan dipimpin oleh Meiddy Makalalag Ketua DPRD, bersama seorang wakilnya saja Syarifuddin Mokodongan, serta jajaran DPRD Kotamobagu, dan Forkopimda.

Nayodo Koerniawan mengawali, dengan usulan anggaran RAPBD 2020.

Ia menjelaskan, dalam usulan RAPBD, berdasarkan KUA PPAS, pendapatan daerah pada tahun anggaran 2020 diproyeksikan sebesar Rp 679, 885 miliar.

Sementara komponen pendapatan terdiri dari pendapatan asli daerah yang diproyeksikan sebesar Rp 82. 332 miliar. Dana perimbangan yang diproyeksikan sebesar Rp 514, 4 miliar.

Lain-lain pendapatan daerah yang sah diproyeksikan sebesar Rp 83,1 miliar.

Untuk Komponen belanja pada tahun anggaran 2020 diproyeksikan sebesar Rp 699, 885 miliar, dengan komponen yang terdiri dari
belanja tidak langsung yaitu sebesar Rp 329,707 miliar. Belanja langsung sebesar Rp 370,177 miliar.

"Komponen pendapatan ini masuk dalam postur APBD sangat dinamis bisa lebih dan bisa juga kurang karena regulasi banyak yang terhapus dari Kementerian Dalam Negeri termasuk beberapa dihapus karena tidak lagi mengacu kepada perundang-undangan yang di atasnya," jelas dia.

Selama 5 tahun menyusun APBD maka APBD tahun 2020 adalah APBD yang paling berat dirasakan, sebab ada pengumuman dengan surat tentang kewajiban alokasi anggaran.

Halaman
12
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved