BUMN
Ahok Adakan Rapat Perdana Dewan Komisaris Pertamina Hari Ini, Begini Gebrakan Pertama BTP
Hari ini, Rabu (27/11/2019), Ahok menggelar rapat dewan komisaris untuk pertama kali.
Tetapi, itu pun belum menyeluruh ke wilayah-wilayah di Indonesia.
Lanjut Nicke, penerimaan sumber energi. Hal ini berkaitan dengan pemenuhan target bauran energi sebesar 23 persen dari energi terbarukan.
Pemerintah sudah melangsungkan kebijakan pencampuran minyak nabati pada BBM alias biodiesel. Namun, itu pun belum cukup. Begitu pula dengan penggunaan energi dan panas bumi lainnya.
"Artinya, kita harus mencari sumber energi terbarukan.
Kita lihat CPO terdapat banyak di Sumatera, maka perlu bangun bio refinery di sana. Lalu, batu bara di Sumatera Selatan, maka bangun coal grasifikasi di sana," ujar Nicke.
Diminta diam
Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari mengkritik ucapan Ahok saat hari pertamanya menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina.
Candaan Ahok tersebut membuat Qodari khawatir.
Qodari bahkan meminta agar Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina cukup bekerja saja, tanpa harus bicara.
Ia menilai bahwa kekuatan Ahok selama ini adalah kemampuannya. Qodari berkaca pada peristiwa tahun 2017 silam soal kasus penodaan agama yang menjerat Ahok.
"Menurut saya memang Ahok sekali lagi punya kelemahan yaitu di dalam komunikasi politik," terang Qodari.
"Dan saya hari ini sudah mulai khawatir karena ternyata Ahok melayani proses door stop ya, beberapa kali kedengaran seolah-olah Ahok menghindari pertanyaan," tambah Qodari. (Tribun Network/suf/mal/wly)
• Ahok Ikut Diskusi Perdana di Pertamina
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/basuki-tjahaja-purnama-ahok-dan-menteri-bumn-erick-thohir-di-kantor-kementerian-bumn.jpg)