BUMN
Ahok Adakan Rapat Perdana Dewan Komisaris Pertamina Hari Ini, Begini Gebrakan Pertama BTP
Hari ini, Rabu (27/11/2019), Ahok menggelar rapat dewan komisaris untuk pertama kali.
Ia menandatangani nota terima barang dari petugas pengirim karangan bunga tersebut.
"Sudah dari Senin kemarin banyak karangan bunga yang datang. Ucapan buat Pak Ahok. Mungkin sudah sampai puluhan lebih ya," kata pegawai wanita usai menerima karangan bunga itu.
Tertulis beberapa pengirim seperti Komunitas Dokter Peduli Bangsa, Sahabat Indonesia Maju, Direksi PT Elnusa Tbk, Bank BRI, ITBS Corporation Tokyo-Japan, Sahabat Pancasila Untuk Jokowi, hingga dari Band BTP.
"Pak BTP, Keep Shining Latihan Nyanyi Terus Yah Pak Bareng Kita Band BTP," tertulis karangan bunga dari Band BTP tersebut.
Karangan bunga itu umumnya berukuran kurang lebih 2x2 meter. Namun terdapat karangan bunga paling besar berukuran 2x4 meter. Berasal dari Ketua Umum dan Pembina Rejo.
Hadiri diskusi
Ahok juga mengikuti agenda perdana sejak resmi menjadi Komisaris Utama Pertamina.
Ahok juga mengunjungi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekitar pukul 13.00 WIB.
Saat acara diskusi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengungkap lima pekerjaan rumah (PR) perusahaan yang harus segera diselesaikan.
Nicke berbicara hal tersebut di depan Ahok.
Selama Nicke berpidato, Ahok terlihat serius dan sesekali tersenyum.
Nicke awalnya menjelaskan terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri yang masih dipenuhi impor.
"Sejujurnya, kami masih harus sebagian impor karena belum mampu mencukupi kebutuhan sendiri," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Nicke juga menyinggung mengenai infrastruktur minyak nasional dan kebutuhan energi untuk 70 ribu desa di Indonesia yang belum terjangkau.
Nicke juga menuturkan kebijakan BBM Satu Harga sedang diterapkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/basuki-tjahaja-purnama-ahok-dan-menteri-bumn-erick-thohir-di-kantor-kementerian-bumn.jpg)