Hadapi Natal dan Tahun Baru: Garuda-Lion Siapkan Pesawat Khusus
Maskapai Garuda Indonesia menyiapkan pesawat berbodi besar untuk rute-rute gemuk selama Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
"Penambahan frekuensi dapat kami lakukan dengan cepat, jika dibutuhkan. Sebab armada pesawat dan kru selalu siap, dan perizinan mudah," tutur Edward.
Dia melanjutkan, tahun ini kurang bisa memprediksi lonjakan penumpang. Namun berdasarkan pengamatannya, rata-rata periode Nataru bisa meningkatkan penumpang di atas 20%.
Secara tradisi, rute perjalanan yang menjadi favorit pada masa Nataru antara lain adalah Jakarta - Kupang, Jakarta - Manado, Jakarta - Denpasar, Jakarta - Makassar, Jakarta- Ambon, serta tujuan ke Surabaya dan Makassar. "Untuk luar negeri, rute perjalanan ke Singapura meningkat saat Nataru," ujarnya.
• Gaji Honorer Manado Sesuai Upah Minimum Provinsi
Tiket Murah
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan mengupayakan tiket pesawat yang lebih murah untuk angkutan natal dan tahun baru (nataru). Untuk itu, ia mengungkapkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian BUMN dan PT Pertamina.
"Ada beberapa yang khusus itu satu adalah udara, udara kita akan upayakan ada tarif yang lebih terjangkau dan tarif terjangkau itu bisa dipenuhi apabila avturnya dengan harga yang lebih murah," kata Budi.
"Dan kami akan melakukan rapat dengan kementerian BUMN dengan Pertamina untuk rebalancing tentang harga," imbuhnya.Menhub Budi menambahkan, pihaknya juga akan melakukan kesiapan angkutan laut dan darat. Ia memberikan perhatian khusus kapal yang menuju Indonesia bagian timur.
"Ada tahun lalu ada di Ambon, ada di NTT (Nusa Tenggara Timur) kekurangan, oleh karenanya akan kita inventarisasi dan akan kita tambahkan. Darat lebih banyak berkaitan dengan safety, artinya kita akan dorong angkutan massal lebih berfungsi," katanya.
Untuk memastikan kesiapan angkutan nataru, Menhub juga akan melakukan video conference kepada stakeholder terkait."Minggu depan kita akan melakukan video conference ke seluruh Indonesia, berkaitan dengan kesiapan-kesiapan," katanya.
Beli Avtur
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta PT Pertamina (Persero) menurunkan harga bahan bakar upesawat atau avtur. Jika tidak, Budi Karya mengancam akan mengundang swasta untuk menjual avtur di seluruh bandara di Indonesia supaya harganya lebih kompetitif.
Menanggapi hal itu, Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah enggan berandai-andai mengenai masuknya swasta sebagai penjual avtur. Dia tak menjawab pasti apakah maskapai berpelat merah itu mau membeli avtur dari swasta.
"Avtur tanya pak Menteri saja. Jangan berandai-andai lah, kita sebagai pembeli fakta saja," kata Pikri.
Dia mengakui harga avtur memang berdampak signifikan pada penetapan harga tiket pesawat. Jika ada pemasok selain Pertamina, pihaknya masih akan mempertimbangkan untuk membeli dengan harga terbaik.
"Misalnya pak ini bakwan ada yang Rp 1.000, nanti ada bakwan yang Rp 500, tapi itu kan nanti kita lihat," ucapnya.
Dia pun berharap harga avtur dunia tak mengalami kenaikan. Apalagi dalam waktu dekat industri penerbangan akan menghadapi peak season selama periode libur Natal dan Tahun Baru. "Avtur ya kita doakan saja lah harga dunia turun itu. Kita doakan harga dunia agar tidak naik," ucapnya. (Tribun Network/ktn/ria/wly)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/maskapai-garuda-indonesia-235252.jpg)