Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Guntur Romli: Korban Penggusuran Anies Baswedan Dizalimi Dua Kali

Guntur Romli mengatakan warga Sunter yang jadi korban penggusuran telah dizalimi dua kali oleh Anies Baswedan

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Sigit Sugiharto
Kolase FB/Guntur Romli/KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai mengikuti rapat soal persiapan pemindahan ibu kota baru di Kantor Bappenas, Jumat (15/11/2019).(KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari) 

"Kami semua pendukung Anies, tapi kenapa digusur? Katanya dulu tidak ada penggusuran saat kampanye," kata Subaidah dikutip Kompas.com dari Antara.

"Usai kami digusur, sampai sekarang juga tidak dikunjungi," sambungnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ardi. Ia mengaku jika saat kampanye dulu telah menggalang dukungan agar Anies terpilih menjadi gubernur.

Namun, balasan yang mereka dapatkan atas dukungan itu justru penggusuran.

"Yang kami dapatkan hanya penggusuran," kata Ardi.

Menurutnya, ia dan sejumlah warga lain akan tetap bertahan, meski pemerintah berjanji menyediakan rumah susuan.

Sebab, di tempat itulah warga Sunter membuka usaha untuk mencari makan sehari-hari.

"Kami ingin pindah, jika ada tempat usaha baru," katanya.

Meski demikian, Ardi tetap berharap kepada Anies agar lokasi tersebut dapat ditempati kembali setelah selesai ditata. 

 Janji Kampanye Anies

 Saat debat cagub sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pernah menyinggung soal penggusuran.

Anies dalam debat menyatakan bahwa penggusuran bukan sekadar soal pemukiman, melainkan soal manusia.

"Di situ ada aspek sosial, aspek kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Karenanya, yang kita lakukan adalah cara modern, yang kuno itu sekedar dipindah. Itu cara kuno," kata Anies saat debat, seperti diberitakan oleh Kompas TV.

Menurut Anies, cara modern yang akan ia lakukan adalah urban renewal atau peremajaan kota, baik itu ditata maupun diperbaiki.

"Sel kita saja melakukan renewal. Sel kita ini setiap hari melakukan renewal. Tapi, kalau kota seringkali tidak. Begitu tertinggal, terbelakang yang kita lakukan apa? Bersihkan," papar Anies.

Bagi Anies, hal itu bukan solusi modern untuk persoalan kota seperti Jakarta.

(Sumber beriita Guntur Romli/Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved