Adik Tetty Mendaftar Cabup di Golkar, Olly Singgung Figur Calon Wali Kota Manado
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar di Sulawesi Utara selesai menjaring bakal calon bupati dan wali kota
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar di Sulawesi Utara selesai menjaring bakal calon bupati dan wali kota, Senin (18/11/2019). Beberapa figur populer masuk ‘radar’ beringin seperti Michaela Elsiana Paruntu (MEP) di Kabupaten Minahasa Selatan, Syerly Adeline Sompotan (SAS) di Kota Tomohon dan Jimmy Rimba Rogi (Imba) di Kota Manado.
• Ingin Jadi CPNS? Pilih 14 Formasi yang Minim Peminat Ini
Setelah Imba dan SAS, giliran MEP membuat kejutan di Minsel. Sekretariat Partai Golkar Minsel di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur dipadati ratusan kader dan simpatisan. Ratusan pendukung mengantar adik Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu (Tetty) ini mendaftar sebagai bakal calon bupati Minsel periode 2021-2026.
MEP datang bersama suami James Arthur Kojongian, Wakil Ketua DPRD Sulut di sekretariat. Ia disambut Tim Seleksi Golkar Minsel Freddy Rawis Cs. Usai mengisi buku tamu, MEP kemudian diarahkan tim untuk mengisi formulir. Freddy selanjutnya membuat berita acara pendaftaran. "Berita acara ini nantinya akan dibawa ke DPP Partai Golkar," ujar Freddy.
Kata dia, DPP yang punya wewenang untuk mengusung calon pada Pilkada Serentak 2020. Untuk menentukan calon, DPP akan mencari tahu elektabilitas para calon lewat survei. "Karena survei belum jalan, silakan calon yang sudah daftar bisa bersosialisasi dengan masyarakat agar namanya bisa dikenal," ujarnya.
MEP berterima kasih kepada Golkar yang sudah menerima dia dalam pendaftaran. "Semoga apa yang kita harapkan bersama untuk Minsel yang lebih maju dan sejahtera dapat digapai," kata dia.
Micha optimistis diusung Golkar. "Saya maju karena permintaan masyarakat," ujar Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Minsel ini, Senin kemarin. Dia menilai selama dipimpin Bupati Tetty, Minsel makin maju. Dia meminta restu masyarakat agar bisa melanjutkan program yang ada.
• Ahok Bersih dan Berprestasi tapi Tidak Disenangi Karena Hal-hal Ini
Ditanya apa yang bakal dilakukan selama beberapa bulan ke depan untuk menaikkan elektabilitas, MEP mengatakan akan rajin turun dan bersosialisasi di tengah masyarakat. "Apalagi Golkar sudah bekerja sama dengan delapan lembaga survei nasional. Semoga ketika dilakukan survei nama saya muncul," kata Ketua Komisi Pelayanan Remaja Sinode GMIM ini.
MEP menambahkan, dia menyerahkan ke partai soal siapa yang akan mendampinginya sebagai calon wakil bupati. Siapapun pendampingnya bisa datang dari birokrat, pengusaha dan tokoh-tokoh masyarakat. "Yang penting mereka dikenal dan dekat dengan rakyat," ujar dia. MEP adalah pendaftar kedua. Pendaftar pertama, mantan Wakil Bupati Minsel periode 2005-2010 Ventje Tuela.
DPD Golkar Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menutup penjaringan bakal calon. Tim penjaringan bakal calon Partai Golkar Boltim Hendra DJ Damopolii mengagakan, pihaknya menutup penjaringan pada Senin kemarin.
"Akan ditutup hari ini (Senin) pada pukul 24.00 Wita," ucapnya.
Sejak dibuka pendaftaran pada 11 November, Golkar Boltim sudah menerima sembilan pendaftar. "Sembilan nama yang resmi memasukan formulir pendaftaran itu, tiga di antaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS)," ucapnya.
Kesembilan nama yang memasukan formulir rata-rata mendaftar untuk posisi calon bupati. DPD Golkar Boltim masih akan melaksanakan rapat internal yang melibatkan pengurus kecamatan. "Nantinya pada Desember nanti, akan ada rapat internal sekaligus mendengarkan memaparan visi misi Sembilan pendaftar," ujar Hendra.
Berikut sembilan nama yang memasukan formulir. Dari kalangan PNS ada Robbi Mamonto, Rizky Lamaluta, Uyun Kunaefi Pangalima. Dari kalangan akademisi, ada Yantje Tawas. Dari kalangan politisi misalnya Pusren Beeg (PPP), Rita Lamusu (PKS), Sumardiah Modeong (Golkar), Saptono Paputungan (Hanura) dan Rusdi Gumalangit (PAN) yang adalah Wakil Bupati Boltim.
Tak mau ketinggalan, PDIP segera buka pendaftaran calon kepala daerah. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Boltim Medy Lensun mengatakan, pihaknya membuka pendaftaran calon bupati pada Januari 2020.
"Hal tersebut sesuai dengan petunjuk DPP pendaftaran dibuka pada Januari 2020," ujarnya.
• Digadang jadi Dirut PLN, Begini Rekam Jejak Sandiaga Uno, Pengusaha Sukses Indonesia
Figur Oskar Manoppo kerap disebutkan sebagai calon kuat diusungan partai moncong putih tersebut. Ia menjelaskan, pihaknya tetap membuka peluang untuk calon yang hendak mendaftarkan di PDIP. "Partai wong cilik siap membuka diri untuk siapa saja, namun tetap mengutamakan prinsip pendaftaran terbatas," ujarnya. Menurutnya, bisa lebih dari tiga nama akan dikirim ke DPP. "Kita akan lihat seberapa banyak figur yang mendaftar di PDIP nanti," ujarnya.
Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey memastikan PDIP sudah memiliki daftar calon untuk diusung di Pilkada Manado 2020. "Manado sudah ada (calon), cuma mau lihat dulu kesanggupan mereka," ujar Gubernur Sulut ini.
PDIP punya banyak kader. Olly mengatakan, semua punya peluang diusung. "Cuma kan namanya strategi tidak boleh dibeberkan, tidak boleh lawan tahu," kata mantan Anggota DPR RI ini. PDIP memulai penjaringan calon pada Januari 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/daftar-bacalon-bupati-mep-diantar-ratusan-pendukung.jpg)