Berita Sulut

BPJS Kesehatan Masih Berutang Rp 347 Miliar ke Rumah Sakit, Sudah Setor Rp 1,2 Triliun

Defisit BPJS Kesehatan secara nasional ikut berdampak juga di Provinsi Sulut. Sedikitnya Rp 347 miliar total dana yang harus dibayarkan BPJS

BPJS Kesehatan Masih Berutang Rp 347 Miliar ke Rumah Sakit, Sudah Setor Rp 1,2 Triliun
Tribun manado / Ryo Noor
Asisten Deputi SDM dan Komunikasi Publik BPJS Kedeputian Suluttenggomalut, Raymod Liuw, dan Asisten Deputi Monitoring dan Evaluasi Hendra Rompas di Kantor BPJS Kedeputian Sulutengomalut 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Defisit BPJS Kesehatan secara nasional ikut berdampak juga di Provinsi Sulut.

Sedikitnya Rp 347 miliar total dana yang harus dibayarkan BPJS Kesehatan ke Rumah Sakit yang ada di Sulut.

Itu pun, BPJS sudah mengucur Rp 1,2 triliun untuk memenuhi kewajiban BPJS ke instansi pelayanan kesehatan yang sudah melayani masyarakat

Asisten Deputi Monitoring dan Evaluasi BPJS Kedeputian Suluttenggomalut,
Hendra Rompas mengatakan, tunggakan Rp 347 miliar itu tercatat untuk pembayaran bulan Oktober dan November 2019

"Jadi sampai September BPJS sudah membayar kewajiban hingga Rp 1,2 triliun," kata Rompas didampingi Asisten Deputi SDM dan Komunikasi Publik Raymod Liuw kepada tribunmanado.co.id, Rabu (13/11/2019).

Wow, Tunggakan Iuran Peserta Mandiri di BPJS Kesehatan Cabang Manado Tembus Rp 71 Miliar

Begitulah kondisi BPJS di tengah situasi isu penyesuaian tarif iuran JKN-KIS yang berlaku nanti 1 Januari 2020.

Ia mengatakan, ada ketimpangan antara pengeluaran membayar kewajiban dan pemasukan dari iuran dengan tarif yang ada sekarang.

Gambarannya, BPJS sudah mengeluarkanRp 1,2 triliun, tapi pemasukan dari iuran baru Rp 534 miliar.

"Masih ada gap Rp 700 miliar," kata Rompas.

Tanpa penyesuaian iuran maka gap akan terus melebar.

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved