Berita Sulut

Pembunuhan Sadis di Sulut Meresahkan, Begini Tanggapan Pengamat Hukum Toar Palilingan

Dari seorang siswa tikam guru sampai meninggal dunia, hingga suami bunuh istri yang baru saja terjadi di Kelurahan Noongan, Kabupaten Minahasa,Sulut

Pembunuhan Sadis di Sulut Meresahkan, Begini Tanggapan Pengamat Hukum Toar Palilingan
TRIBUNMANADO/JUFRY MANTAK
Pengamat Hukum Sulawesi Utara Toar Palilingan 

Pembunuhan Sadis di Sulut Meresahkan, Begini Tanggapan Pengamat Hukum Toar Palilingan

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhir tahun 2019, Sulawesi Utara mulai marak dengan kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam, hingga meninggal.

Dari seorang siswa tikam guru sampai meninggal dunia, hingga suami bunuh istri yang baru saja terjadi di Kelurahan Noongan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Hal tersebut, membuat pengamat hukum dari Unsrat Toar Palilingan MH, angkat bicara.

Dikatakannya, kepada tribunmanadp.co.id, Selasa (12/11/2019) malam, senjata tajam, sebagai salah satu alat yang secara mudah bisa diperoleh, didapatkan serta digunakan, setiap saat dan di mana saja.

10 FAKTA Lengkap Siswa SMK Tikam Guru Agama, Begini Kronologis dan Ancaman Hukuman Buat Pelaku

Tangis Sang Anak, Tak Sanggup Lihat Jenazah Ayah dan Ibu di Ruang Jenazah RS Nooangan

Suami Gantung Diri Usai Bunuh Istri, Terungkap Hadirnya Orang Ketiga hingga Dihabisi Pakai Parang

"Tinggal penggunaannya saja, apakah sesuai dengan peruntukannya atau untuk kejahatan," katanya.

Lanjutnya, semuanya kembali kepada mental, maupun karakter pengguna senjata tajam tersebut.

"Kalau akhir-akhir ini, masyarakat dihebohkan dengan peristiwa pembunuhan sadis, yang menggunakan sajam, apalagi korban merupakan orang-orang dekat seperti guru sendiri, maupun istri, maka sudah sepatutnya kita melihat fenomena ini sebagai suatu gejala kelainan kejiwaan," ujarnya.

Ngeri, Warga Kaget Lihat Kepala Terpisah dari Tubuh Setelah Duel Maut Antara Paman dan Ponakan

Tambahnya, kelainan kejiwaan yang sedang didap, membutuhkan sentuhan ahlinya.

"Karena tekanan jiwa atau depresi juga, antara lain dapat melatar belakangi, seseorang melakukan tindakan diluar kontrol dirinya," ucapnya.

Lanjut Palilingan, peran pemerintah daerah juga penting, misalnya menyiapkan lokasi-lokasi taman kota, joging track, maupun tempat-tempat hiburan masyarakat.

VIDEO Detik-detik Pendeta Meninggal Saat Khotbah: Apa yang Kita Lakukan di Bumi Tercatat di Sana

"Serta, libatkan para ahli kejiwaan, dalam mengambil kebijakan publik. Untuk permasalahan anggota masyarakat, atau masalah rumah tangga dibutuhkan sikap proaktif dari para pemimpin agama, untuk melakukan kunjungan pengembalaan atau pelayanan rohani secara khusus," jelasnya.

Dikatakannya, itu guna mengantisipasi kejadian-kejadian, seperti pembunuhan-pembunuhan sadis yang terjadi akhir- akhir ini. (Juf)

Liburan ke Puncak, Sarwendah Tan Pakai Daster dan Sandal Teplek, Jadi Sorotan!

Penulis: Jufry Mantak
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved