Breaking News
Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bupati Majalengka Akui Anaknya Terlibat Penembakan Kontraktor, tapi Bantah Terkait Proyek

Anak Bupati Majalengka dilaporkan telah menembak seorang kontraktor. Bupati menyatakan penembakan tak terkait proyek.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Sigit Sugiharto
setda.majalengkakab.go.id
Irfan Nur Alam 

Arief menambahkan, Irfan langsung turun dari mobil karena melihat perkelahian. Sontak, Irfan langsung mengambil senjata api, kemudian menembakan senjatanya tersebut ke atas.

"Pada saat bersamaan Panji sebagai pimpinan penyerang merebut senjata tersebut, Irfan dibantu Handoyo (teman Irfan) dan terjadilah perebutan senjata dan saat itu senjata meletus dan kena ke tangan Panji penyerang dan Handoyo tangannya," ucap Arief.

Bupati Benarkan

Bupati Majalengka Karna Sobahi membenarkan pria bernama Irfan Nur Alam adalah anak kandungnya.

Irfan disebut-sebut terlibat kasus penembakan pengusaha konstruksi bernama Panji Pamungkasandi (40) pada Minggu (10/11).

Panji mengalami luka tembak di lengan kiri.

Pengakuannya, luka tembak itu didapat saat ia menepis todongan senjata dari Irfan.

Saat ditepis, pistol dengan peluru karet itu meletus dan mengenai tangan Panji.

"Benar, Irfan itu anak kandung dan darah daging saya asli," ujar Karna Sobahi saat dihubungi via ponselnya.

Penyelidik Satreskrim Polres Majalengka sudah menggelar olah TKP di lokasi kejadian, di Ruko Hana Sakura Jalan Cigasong Majalengka.

Saat ini, kasus itu sedang ditangani dan masih dalam penyelidikan.

"Sebagai keluarga, saya menghormati dan mengikuti proses hukum yang berlaku," ujarnya.

Karna Sobahi mengatakan, hingga saat ini, belum diketahui penyebab pasti bagaimana peristiwa itu terjadi.

Adapun informasi yang berkembang baru sebatas informasi dari pelapor.

"Saat ini tim penasihat hukum sedang menyusun prolog kejadian yang sebenarnya. Kami akan berupaya dari awal sampai jelas kejadiannya supaya masyarakat terima informasi yang obyektif. Sebab yang viral ini baru dari pihak pelapor‎," kata dia.

Hanya saja kata dia, informasi yang dia terima, sumber masalahnya itu bukan sebatas utang pencairan proyek.

"Saya pastikan bukan soal proyek dan yang berkaitan langsung utang bukan dengan Irfan tapi orang yang namanya Andi," ujar dia.

(Tribun Network/eki/mud/wly)

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved