Breaking News
Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bupati Majalengka Akui Anaknya Terlibat Penembakan Kontraktor, tapi Bantah Terkait Proyek

Anak Bupati Majalengka dilaporkan telah menembak seorang kontraktor. Bupati menyatakan penembakan tak terkait proyek.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Sigit Sugiharto
setda.majalengkakab.go.id
Irfan Nur Alam 

"Kemudian, terjadi insiden tersebut yang mengakibatkan korban luka," ucap dia.

Hingga saat ini, lanjut Wakapolres, pihaknya masih menyelidiki guna mengungkap fakta sebenarnya dengan telah melakukan olah TKP.

Diserang Dulu

Juru Bicara Kabag Ekonomi Setda Kabupaten Majalengka, Arief Chaidir angkat bicara soal pelaporan Irfan Nur Alam yang menjadi pelaku penembakan.

Arief membenarkan, saat kejadian itu, Irfan Nur Alam berada di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Namun, disampaikan dia, Irfan datang saat sudah terjadi kerusuhan.

"Justru kami itu sebenarnya diserang. Selama ini kan berita yang beredar dari pihak pelapor, makanya kami klarifikasi," ujar Arief.

Arief menceritakan, kejadian bermula pukul 23.00 WIB di rumah Irfan Nur Alam, di daerah Cijati, Kabupaten Majalengka.

Saat itu, pihaknya tiba-tiba diserang oleh gerombolan bersenjata tajam yang diduga berjumlah 20 orang.

"Nah, pihak yang menyerang itu dipimpin oleh Panji yang menanyakan keberadaan Andi Acong," ucap dia.

Lanjut Arief, saat itu juga pihak Panji menanyakan keberadaan Andi Acong dengan cara yang beringas terkait sisa utang.

Melihat pihaknya diserang, salah satu teman Arief mengabarkan kepada Irfan tentang peristiwa penyerangan itu.

"Kebetulan Irfan sedang berada di Bandung. Irfan kebetulan diperjalanan pulang dari Bandung diberitahu tentang hal itu. Supaya tidak terjadi kegaduhan di Cijati, maka oleh Irfan dijanjikan ketemu di Sakura Cigasong," kata Arief.

Dikatakan Arief, Irfan langsung menuju ke TKP. Setibanya di lokasi, suasana ternyata sudah rusuh, adapun perkelahian sudah terjadi.

"Pihak gerombolan penyerang dengan senjata tajam berhadapan dengan tangan kosong. Pihak Panji berjumlah 20 orang, kami 40 orang," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved