Gerindra Ajukan Empat Nama Cawagub DKI

Kekosongan posisi wakil gubenur (cawagub) DKI kembali disorot. Partai Gerindra sudah mengusulkan empat nama

Gerindra Ajukan Empat Nama Cawagub DKI
(KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA--Kekosongan posisi wakil gubenur (cawagub) DKI kembali disorot. Partai Gerindra sudah mengusulkan empat nama, sementara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum menyepakati usulan itu.

Adapun untuk posisi wagub kosong sejak 10 Agustus 2018, pasca ditinggal Sandiaga Uno yang maju sebagai calon wakil presiden. Sandiaga menjadi pasangan Anies Baswedan. Keduanya didukung Partai Gerindra dan PKS saat maju Pilkada DKI 2017.

Polri Pastikan Kasus Novel Baswedan Jalan Terus

Usulan empat nama dari Gerindra itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Mohamad Taufik. Keempat nama itu adalah Dewan Penasihat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Yuliantoro, Sekretaris Jenderal Gerindra Riza Patria, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.

Untuk nama terakhir, Taufik mengatakan, pengajuan nama Saefullah karena mempunyai rekam jejak yang baik. "Kita kan objektif saja menurut kita yang memadai yang dari luar kita terima juga. Track recordnya (bagus)," kata Taufik saat dihubungi Kamis (7/11) malam. Meski demikian Taufik belum memberitahu usulan nama ini ke Saefullah.

"Sekdanya belum tahu juga tuh. Emang kita nilai kita list lah nama-nama Sekda saja. Belum saya belum (ngomong sama Sekda)," ucapnya.
Usulan ini muncul agar semua nama yang diajukan bukan hanya politisi melainkan juga orang pemerintahan.

"Enggak ada urusan Sekda pensiun kita enggak urusan, kita ngomong ini nama dari dalam terus siapa nama dari luar, kita bilang sekda saja," tambah Taufik.

Penunjukkan Saefullah sebagai peserta cawagub dinilai Partai Gerindra karena telah berpengalaman di Pemprov DKI Jakarta. Sejak Juli 2014, Saefullah diangkat menjadI ASN tertinggi di Pemprov DKI Jakarta dengan eselon I-B.

Dia juga dianggap mumpuni karena telah membantu kinerja empat gubernur berbeda dari tahun 2014 lalu. Di antaranya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Djarot Syaiful Hidayat, Sumarsono dan Anies Baswedan.

Ketua KPK Terpilih Jadi Komjen: Promosi Istimewa bagi Firli

Dari empat gubernur itu, hanya Sumarsono yang berstatus ASN sebagai Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri. Dia ditunjuk menjadi Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI karena adanya proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 lalu.

Menanggapi kemunculan empat nama itu, dua petinggi PKS di DKI Jakarta berbeda tanggapan. Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Arifin meminta agar Gerindra tak cederai kesepakatan dengan PKS sebelumnya. Respons berbeda disampaikan Ketua Dewan Syuro Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved