9 Pakasaan Kukuhkan Tonaas Wangko Um Banua Olly Dondokambey
Gubernur Sulawesi Utara Olly Domdokambey dikukuhkan sebagai Tonaas Wangko Um Banua
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO – Gubernur Sulawesi Utara Olly Domdokambey dikukuhkan sebagai Tonaas Wangko Um Banua oleh Majelis Kebudayaan Minahasa. Pengukuhan itu bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-591 Minahasa di Wale Ne Tou Tondano, Minahasa, Senin (5/11/2019) siang.
• Sulut ‘Impor’ Cabai dari Surabaya: Begini Penjelasan Gubernur Olly
Momentum HUT Minahasa itu diperingati lewat Sidang Parpurna Istimewa DPRD Minahasa. Hadir jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Gubernur Steven OE Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, Bupati Minahasa Royke Roring, Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey dan Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw.
Gubernur mengatakan, HUT Minahasa suatu hal yang patut disyukuri bersama, sekaligus dijadikan momentum evaluasi, koreksi dan introspeksi atas hasil kinerja yang telah dicapai. Olly mengatakan, beberapa tahun terakhir, Minahasa senantiasa menunjukkan dinamika pembangunan yang sangat progresif dan menjanjikan melalui berbagai pencapaian positif di setiap sektor pembangunan yang dilaksanakan, termasuk dalam upaya menjadi daerah yang mampu mengiringi pembangunan dengan perkembangan zaman.
• Jasa Marga Kembangkan Sistem QR Code: Bayar Tarif Tol Cukup Pakai Handphone
Hal ini tentunya tidak lepas dari rintisan karya dari segenap jajaran pemerintah dan elemen masyarakat Minahasa dari generasi ke generasi dalam memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki. "Masyarakat Minahasa merasakan kehadiran pemerintah dalam pembangunan," ujar Olly.
Gubernur Olly mengajak seluruh masyarakat Minahasa tetap menjaga kerukunan yang terjalin hingga kini. "Tetap menjaga keamanan dan ketertiban, saling menghormati, meningkatkan kerukunan dan tetap berada dalam kesadaran bahwa Torang Samua Ciptaan Tuhan," kata mantan Anggota DPR RI ini. Olly mengikuti upacara adat penganugerahan gelar Tonaas Wangko Um Banua oleh tua-tua adat dari 9 Pakasaan di Tanah Toar Lumimuut.
Bupati Minahasa Royke Oktavian Roring dalam sambutannya mengatakan Kabupaten Minahasa merupakan kabupaten tertua di Sulut dibentuk atas kesepakatan pimpinan adat dan pakasaan di Minahasa sebelum akhirnya ditetapkan melalui Undang-undang No 29 tahun 1959 tentang pembentukan daerah-daerah tingkat II di Sulawesi.
Ini pertanda bahwa Minahasa selama ini menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat termasuk kearifan lokal yang masih dipertahankan secara turun temurun sampai saat ini, yaitu berbagai budaya kita termasuk di dalamnya mapalus.
"Hal ini seharusnya menjadi pemacu semangat kita untuk berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi deerah tercinta ini, kita harus mengembalikan nama Minahasa yang pernah tersohor hingga dikenal dunia internasional," ujar Bupati.
“Momentum hari jadi Minahasa ini menjadi saat yang tepat bagi kita untuk menunjukan jati diri kita yang dikenal sebagai masyarakat pekerja keras dan komitmen menjaga kerukunan,” kata Roring.
• Wawancara Eksklusif Menteri Desa: Ada Desa Penduduknya Sudah Tidak Ada
Dikatakannya, Minahasa memiliki potensi yang tidak kalah dengan daerah lain. "Doktor GSSJ Ratulangi yang merupakan pahlawan Nasional dari Minahasa dengan semboyan Sitou Timou Tumou Tou merupakan contoh nyata bahwa orang Minahasa mampu dan bisa berbicara baik di level nasional maupun internasional. Semangat yang dilandasi sifat tou Minahasa yakni masawang sawangan, malinga lingaan dan maleos leosan kiranya tetap kita pertahankan demi kemajuan daerah kita ke depan," terangnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Kabupaten Minahasa Frist Muntu, Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Slamet Raharjo, Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang, Kajari Minahasa Rahmat Budiman, Kepala PN Tondano Sujatmiko, para pejabat dan ASN Pemkab Minahasa. (eas/ryo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gubernur-olly-dondokambey-hadiri-di-hut-minahasa.jpg)