Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

AIS Forum 2019

Luhut Panjaitan Beber Alasan Kenapa Manado Jadi Tuan Rumah AIS Forum 2019

Menko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Panjaitan membuka Archipelagic and States (AIS) Forum 2019 yang dipusatkan di area Pohon Kasih Megamas

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Menko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Panjaitan membuka AIS Forum 2019 di Area Pohon Kasih, Megamas, Manado, Kamis (31/10/2019). 

Luhut Panjaitan Beber Alasan Kenapa Manado Jadi Tuan Rumah AIS Forum 2019

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Panjaitan membuka Archipelagic and States (AIS) Forum 2019 yang dipusatkan di area Pohon Kasih Megamas, Manado, Kamis (31/10/2019).

Luhut mengatakan, AIS Forum merupakan momentum awal aksi pelestarian lingkungan yang digagas oleh negara pulau dan kepulauan di seluruh dunia.

Manado dipilih karena berada di posisi strategis di bibir Pasifik. Selain itu, merupakan salah satu kawasan pembangunan ekonomi prioritas di Indonesia. "Ini momentum awal. Pertemuan ini akan terus kita galakkan," ujar Luhut.

Katanya AIS Forum memadukan tema lingkungan dan ekonomi digital dan ekonomi kreatif. Pemerintah Indonesia saat ini tengah fokus pada perkembangan usaha rintisan.

Pembukaan AIS Forum 2019, Olly: Hari ini Sulut Catat Sejarah Dunia

AIS Forum ‘Antar’ 17 Investor Asing, Olly: Sulut Rekrut 5 Ribu Pekerja

Gerakan sejuta startup digalang pemerintah untuk kesejahteraan warga Indonesia. "Startup adalah frontliner masa depan Indonesia," kata mantan Kepala Staf Kepresidenan ini.

Ia bilang, peluang Indonesia menjadi pemain global bisnis digital karena ada 171 pengguna internet di dan 130 juta pengguna ponsel pintar di Indonesia.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey berbicara dalam pembukaan AIS Forum 2019 di Area Pohon Kasih, Megamas, Manado, Kamis (31/10/2019)
Gubernur Sulut Olly Dondokambey berbicara dalam pembukaan AIS Forum 2019 di Area Pohon Kasih, Megamas, Manado, Kamis (31/10/2019) (Fernanado Lumowa/tribun manado)

"Saat ini volume bisnis e-commerce kita 130 miliar dollar per tahun dan diprediksikan akan naik 50 persen setiap tahun," jelasnya.

Katanya, Indonesia perlu belajar pada Tiongkok dan AS yang memiliki ratusan unicorn. Indonesia baru punya lima unicorn.

TERBARU Lagi-lagi Sebuah Video Asusila Mirip Nagita Slavina Beredar, Gisella Anastaisa Beri Dukungan

Pemakaman Baghdadi Sama dengan Osama: Trump Sebut Anjing Conan bak Pahlawan

"Bandingkan dengan Tiongkok yang punya 206 unicorn, AS 201 unicorn dan India punya puluhan," jelasnya

Dia menargetkan Indonesia punya lima unicorn baru setiap tahun. Bisnis kreatif melalui startup dan usaha rintisan lainnya berbasis digital menjadi solusi di tengah resesi ekonomi dunia dan perang dagang.

"Hanya industri yang kreatif inovatif bisa bertahan," katanya. Indonesia bersyukur karena dalam lima tahun terakhir memberi perhatian pada sektor ekonomi kreatif.

Khusus Sulut, menteri berharap agar mengkolaborasikan pariwisata dan ekonomi digital. Secara khusus Luhut meminta Gubernur Sulut memacu promosi pemasaran pariwisata Sulut di dunia digital.

"Karena Manado ini akan kita dorong pertumbuhan pariwisatanya," katanya.(ndo)

Idham Azis Jadi Kapolri Paling Lama 13 Bulan, Alasan Sempat Diprotes IPW, Ada Kapolri hanya 2 Bulan

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved