Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sains

Cuaca Panas Melanda, Waspada Bahaya Dehidrasi, Ini Cara Mencegahnya

Dehidrasi dapat menyebabkan banyak efek buruk terhadap tubuh manusia. Seperti mudah lelah dan mengantuk, kurang fokus, serta gangguan pada ginjal

Editor: Finneke Wolajan
THINKSTOCK
Ilustrasi dehidrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cuaca panas di beberapa wilayah di Indonesia bisa menyebabkan dehidrasi.

Kita pun harus memerhatikan mengenai kondisi kesehatan kita.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, dr Achmad Yurianto, menyebutkan bahwa masyarakat tidak boleh menganggap sepele efek dehidrasi.

Dehidrasi dapat menyebabkan banyak efek buruk terhadap tubuh manusia.

Seperti mudah lelah dan mengantuk, kurang fokus, serta gangguan pada ginjal seperti gagal ginjal dan stroke.

“Kinerja ginjal jadi terganggu karena kurang air. Inilah yang jadi penyebab awal gagal ginjal. Juga pada stroke itu tidak tiba-tiba terjadi, itu terjadi karena mengalami dehidrasi. Dehidrasi berat berpengaruh pada otak dan berpotensi mengalami stroke,” kata Achmad di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jumat (25/10/2019).

Baca: 7 Manfaat Kunyit yang Diakui Dunia Barat, Bisa Mencegah dan Mengobati Berbagai Penyakit

Baca: 10 Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, dari Sauna Hingga Konsumsi Kacang-kacangan

Baca: 10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula dan Susu, Bersihkan Perut Hingga Antioksidan Bagi Tubuh

Kekurangan air ataupun dehidrasi akan sangat berdampak pada kesehatan. Mengapa demikian?

Dijelaskan oleh Achmad, manusia secara fisiologis didesain pada suhu yang stabil.

Dalam kondisi apapun secara sendirinya di dalam tubuh akan mempertahankan kondisi tetap pada suhu 37 derajat Celcius.

Namun, diperlukan penguapan dari tubuh manusia bagian luar yang harus didukung berbagai faktor.

Salah satunya konsumsi air, agar suhu di dalam tubuh tetap 37 derajat Celcius.

“Dalam kondisi apapun fisiologi tubuh ini akan dipertahankan oleh tubuh yaitu 37 derajat di dalam (tubuh). Nah itu disebabkan faktor air, ya kita tahu 60-70 persen tubuh kita itu air. Oleh karena itu di dalam rangka menjaga suhu tubuh yang tetap manusia itu bergantung dengan mengkonsumsi air,” tuturnya.

Achmad menyarankan agar setiap orang memperhatikan kebutuhan air di dalam tubuhnya setiap hari, terutama pada saat fenomena suhu yang panas seperti saat ini dengan melakukan tiga hal berikut.

Konsumsi lebih banyak air

“Menjaga suhu tubuh kita, karena manakala kita tidak memiliki cadangan air lagi dalam tubuh kita, suhu tubuh akan meningkat,” ujar dia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved