Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Calon Menteri Jangan Matikan Handphone: Siap-siap Ditelepon Jokowi

Sepekan menjelang pelantikan Presiden, nama-nama menteri yang akan membantu Jokowi dalam pemerintahannya

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
istimewa
Jokowi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Sepekan menjelang pelantikan Presiden, nama-nama menteri yang akan membantu Jokowi dalam pemerintahannya lima tahun mendatang belum juga diumumkan. Siapa 34 calon menteri itu juga belum dipanggil ke Istana Presiden oleh Jokowi untuk dimintai kesediannya.

Rencananya pelantikan presiden dilakukan di MPR RI pada 20 Oktober 2019 mendatang.Politikus PDI Perjuangan, Ruhut Sitompul mengatakan siapa calon menteri yang akan dipanggil sudah ada di kantong Jokowi.

Ina Pemviral Penggal Jokowi Teriak Takbir: Divonis Bebas Majelis Hakim

"Siapa nama-nama menteri hanya Pak Jokowi dan Tuhan yang tahu. Sudah ada di saku Pak Jokowi itu," ujar Ruhut, Senin(14/10).

Dia berharap para politikus atau siapapun yang merasa namanya akan jadi menteri agar bersabar."Ojo kesusu, sing sabar, tak usah cemas," ujar Ruhut.

Dia cuma menyarankan agar politikus atau siapapun yang merasa dirinya bisa jadi menteri untuk terus mengaktifkan telepon selulernya. "Siapa tahu nanti ditelepon Pak Jokowi he-he-he. Saya saja aktifkan HP terus nih ha-ha-ha," ujar Ruhut.

Tak Masalah

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar tak mempermasalahkan jika nantinya Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan mengajak Gerindra dalam gerbong kabinet pemerintahan. Hal itu diungkapkannya usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Jokowi Diam Ditanya Soal Perppu KPK: UU KPK Hasil Revisi Segera Berlaku

"Iyalah, enggak apa-apa (Gerindra gabung koalisi pemerintah)," kata pria yang akrab disapa Cak Imin itu, di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat.

Cak Imin juga tak khawatir apabila nantinya jatah kursi menteri berkurang karena Gerindra gabung koalisi. Ia mengibaratkannya seperti salat berjamaah, Gerindra disebut Cak Imin sebagai makmum masbuq karena tak ikut rangkaian dari awal.

"Istilah kalau salat itu ada imam, ada makmum. Nah makmum yang datangnya belakang namanya makmum masbuq," kata Cak Imin.

Kendati demikian, Cak Imin memastikan Prabowo siap menjadi partner yang bersinergi dengan pemerintah, baik di dalam ataupun di luar pemerintahan. "Pak Prabowo menyampaikan tadi bahwa beliau siap menopang, mendukung menyukseskan pemerintahan baik di dalam kabinet maupun di luar kabinet. Tapi intinya juga yang penting sekarang persatuan kebersamaan sinergi untuk suksesnya pembangunan," ucapnya.

Mendukung pernyataan Cak Imin, Prabowo menyatakan siap membantu pemerintahan Jokowi jilid II. "Kalau memang kita dibutuhkan kita siap, tapi kita di luar pun kita siap membantu, kita siap mendukung," kata Mantan Danjen Kopassus ini.

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bertemu dengan Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Kantor DPP PKB. Pertemuan tersebut berlangsung tertutup selama kurang lebih satu setengah jam.

Usai pertemuan, Prabowo mengungkapkan banyak hal yang dibicarakan bersama Cak Imin. "Kita tadi diskusi politik, kita diskusi ekonomi," ujar Prabowo.

Silaturahmi ini, kata Prabowo, sangat penting dilakukan pasca perhelatan lima tahunan Pemilihan Presiden. Untuk itu, dirinya melakukan silaturahmi dengan beberapa ketua umum parpol.

Menteri Airlangga Hapus 18 Regulasi Sebelum Jumat

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved