News
Warga Sekitar TPA Sumompo Berharap Tempat Pembuangan Sampah Dipindah
Alat berat pengangkut sampah seringkali kehabisan bahan bakar, lalu sampah semakin lama semakin menumpuk tidak karuan.
Penulis: | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga sekitar TPA Sumompo, Kota Manado, mengaku tidak nyaman dengan sampah yang semakin menumpuk.
Hal itu disampaikan oleh salah satu warga bernama Maria Gosal (45).
"Jelas tidak nyaman, tiap hari disini kami mencium bau yang tidak enak, jalanan depan macet dan mau jualan pun tidak nyaman," ujar wanita paruh baya kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (8/10/2019).
Ia mengatakan, sampah di TPA Sumompo pengelolaannya tidak baik.
Alat berat pengangkut sampah seringkali kehabisan bahan bakar, lalu sampah semakin lama semakin menumpuk tidak karuan.
Jika dilihat secara seksama, sampah sendiri sudah sangat menumpuk sampai ke jalan.
Banyak truk pengangkut sampah yang parkir di sudut jalan dekat TPA Sumompo.
"Kita semua disini sudah lama sejak tahun 80an ditambah juga dengan modal yang sedikit, jadi kami tidak mau pindah. Saya justru berharap tempat penampungan sampah dipindah," ungkap wanita yang berasal dari Cimahi tersebut.
Ia tidak mau pindah, tapi jika pemerintah mau dan mampu memfasilitasi maka ia mau saja pindah rumah.
Ia mengatakan dulunya truk pengangkut sampah hanya 2 atau 3 truk.
Sedangkan sekarang sekitar seratus truk pengangkut sampah.
"Tempat penampungan sampah sekarang kan sudah tak memadai, kadangkala sampai malam tiap truk pengangkut sampah antre untuk membuangnya. Soalnya ini sudah penuh maka ini harusnya dipindah" ungkap wanita yang menjual pop mie di depan rumahnya.
Ia menambahkan, tidak hanya warga yang terganggu dengan baunya.
Pengguna jalan juga merasa terganggu, karena di sekitaran jalan itu sering macet dan sangat padat.
"Harusnya pindah, soalnya sampah disini sudah penuh bahkan sampai ke daerah bawah. Kita pun mau bersih bersih halaman susah karena sampah-sampah banyak yang berterbangan," tutupnya.